Ait Ben Haddou: Menyusuri Ksar Bersejarah dan Spot Ikonik di Maroko

Galmare Yulia R

Ait Ben Haddou

Kalau Turki punya Uchisar Castle sebagai permukiman unik di masa lampau, Maroko juga memiliki Ait Ben Haddou, sebuah ksar atau kota terfortifikasi yang sarat sejarah.

Tempat ini terletak di sepanjang jalur karavan kuno yang dahulu menghubungkan Gurun Sahara dengan Marrakech, Maroko. 

Keunikan arsitektur tanah liat serta nuansa masa lalunya menjadikan Ait Ben Haddou begitu memikat dan dikenal sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Keindahannya bahkan menarik perhatian industri film internasional dan menjadi latar populer untuk produksi ternama seperti Prince of Persia: The Sands of Time (2010) dan serial Game of Thrones (Season 3).

Yuk, telusuri lebih dalam pesona dan keindahan yang tersimpan di balik megahnya Ait Ben Haddou.

Sekilas Sejarah tentang Ait Ben Haddou

Aerial view Ait Ben Haddou

Ait Ben Haddou merupakan sebuah ksar, yaitu kelompok bangunan tradisional dari tanah liat yang dikelilingi dinding tinggi sebagai sistem pertahanan.

Situs bersejarah ini terletak di Provinsi Ouarzazate, Lembah Ounilla, di kaki Pegunungan High Atlas, Maroko. Kawasan ini menjadi contoh khas arsitektur pra-Sahara selatan Maroko, di mana rumah-rumah dibangun rapat membentuk komunitas di dalam benteng lengkap dengan menara di setiap sudutnya.

Baca Juga: Keindahan Masjid Hasan II, Permata di Tepi Samudra Atlantik 

Sejak abad ke-17, Ait Ben Haddou memainkan peran penting sebagai pos perdagangan di jalur komersial kuno yang menghubungkan wilayah Sahara dan Sudan dengan Marrakech. 

Teknik konstruksi tanah liat yang digunakan pun diwariskan secara turun-temurun oleh suku Berber, penduduk asli wilayah ini.

Atas nilai sejarah dan arsitekturnya yang tinggi, Ait Ben Haddou ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1987, sekaligus menjadi simbol penting peradaban tradisional Maroko.

Menariknya, meski telah menjadi situs warisan dunia, beberapa rumah di ksar ini masih dihuni oleh penduduk lokal, sehingga kehidupan tradisional Berber tetap terasa hidup di tengah situs bersejarah ini.

Apa Saja yang Bisa Kamu Temukan di Ait Ben Haddou?

Di dalam Ait Ben Haddou, kamu bisa menemukan enam benteng (kasbah) dan hampir lima puluh ksar. Selain itu, beberapa spot ikonk yang sayang untuk kamu lewatkan, antara lain:

1. Gerbang Utama Ksar

Gerbang utama Ait Ben Haddou menjadi titik pertama yang menyambut pengunjung. Struktur tanah liatnya yang masih asli langsung menghadirkan kesan autentik, seolah membawa kita kembali ke masa lalu ketika ksar ini menjadi benteng pertahanan. Spot ini juga jadi lokasi foto favorit untuk memulai penjelajahan.

Gerbang utama Ait Ben Haddou

2. Batu “Abraham”

Tak jauh dari gerbang, terdapat Batu Abraham, landmark yang kerap disebut dalam cerita lokal. Batu ini menjadi simbol sejarah serta identitas budaya masyarakat Berber di wilayah ini.

3. Caravanserai

Caravanserai merupakan bangunan yang dulu digunakan sebagai tempat singgah para pedagang jalur karavan Sahara–Marrakech. 

Keberadaannya menunjukkan betapa sibuknya ksar pada masa lampau, saat para pedagang membawa rempah, kain, dan berbagai komoditas penting melewati gurun, sekaligus menegaskan peran Ait Ben Haddou sebagai pusat perdagangan yang strategis.

4. Benteng dan Menara Sudut

Dinding tinggi dan menara sudut di setiap sisi ksar berfungsi sebagai sistem pertahanan sekaligus landmark yang ikonik. Struktur ini menampilkan keahlian arsitektur tradisional Berber dan memberikan karakter khas pada ksar.

Gang atau lorong di permukiman masyarakat Berber

5. Rumah Tradisional Bertingkat

Di dalam benteng, deretan rumah tanah liat tersusun rapat dan bertingkat di dalam benteng. Lorong-lorong sempit yang menghubungkan rumah-rumah ini mencerminkan pola permukiman khas Berber dan efisiensi penggunaan ruang yang tinggi.

6. Esplanade dan Granary

Esplanade adalah area terbuka di bagian atas ksar, tempat granary atau lumbung penyimpanan berada. Dari sini, panorama seluruh ksar dan lanskap gurun sekitarnya terlihat jelas, menambah daya tarik visual Ait Ben Haddou.

Sungai Ounilla

7. Sungai Ounilla

Di depan ksar, Sungai Ounilla mengalir tenang, memberikan nuansa sejuk di tengah lanskap gurun yang kering. Dahulu sungai ini menjadi jalur penting bagi pedagang yang singgah. 

Baca Juga: Menelusuri Keindahan Bahia Palace di Marrakech Maroko

Namun, kini ia menambah keindahan visual sekaligus menjadi latar foto yang menenangkan bagi pengunjung.

8. Bangunan Keagamaan dan Pendidikan

Sepanjang menyusuri kawasan ini, kamu akan melihat masjid, sinagoga, dan sekolah koranik, yang menjadi bukti keberagaman sosial dan spiritual masyarakat Ait Ben Haddou. 

Bangunan ini memberi wawasan tentang kehidupan sehari-hari dan nilai budaya yang dijaga turun-temurun.

Toko kerajinan lokal di Ait Ben Haddou

9. Toko Kerajinan Lokal

Di lorong-lorong ksar, terdapat toko-toko kerajinan lokal yang menjual tekstil, keramik, dan aksesori khas Maroko. Tempat ini cocok untuk membeli cinderamata sekaligus merasakan interaksi dengan pengrajin setempat.

10. Tawesna 

Tawesna adalah sebuah kedai teh yang dikelola oleh perempuan desa. Tempat ini cocok untuk beristirahat sambil menikmati teh tradisional Maroko dan merasakan suasana autentik ksar.

Waktu Terbaik Berkunjung ke Ait Ben Haddou

Jembatan menuju Ait Ben Haddou

Waktu kunjungan sangat memengaruhi pengalaman menjelajahi Ait Ben Haddou. Musim semi (Maret–Mei) dan musim gugur (September–November) adalah saat paling nyaman karena suhu sedang dan langit biasanya cerah.

Di musim panas (Juni–Agustus), suhu bisa sangat tinggi, terutama di siang hari. Sebaiknya datang lebih pagi atau sore agar lebih nyaman. 

Sedangkan di musim dingin (Desember–Februari), udara lebih sejuk dan malam hari terasa dingin, tetapi pemandangan ksar dan pegunungan High Atlas yang kadang diselimuti kabut terlihat dramatis dan menawan.

Pencahayaan juga memengaruhi hasil foto. Pagi atau sore hari memberikan cahaya hangat yang menonjolkan warna tanah liat ksar dan menciptakan foto yang memukau.

Penutup

Menyusuri Ait Ben Haddou membawamu langsung menyelami sejarah, budaya, dan keindahan Maroko. Dari benteng bersejarah hingga panorama di kaki Pegunungan High Atlas, setiap sudut ksar menyimpan pesona yang seru untuk ditelusuri.

Kehidupan tradisional yang masih bertahan di antara rumah tanah liat dan menara sudut membuat pengalaman menjelajahi ksar ini terasa otentik.

Lorong-lorong sempit dan arsitektur khas Berber menghadirkan nuansa masa lalu yang begitu kental.

Yuk, jelajahi Ait Ben Haddou dan rasakan pengalaman yang tak terlupakan.

Bagikan:

Diskon Spesial Milad Annisa

Tags

Galmare Yulia R

A passionate storyteller who loves creating words that inform and inspire.

Leave a Comment