Annisa Travel menghadirkan program wisata Spiritual Journey of Maroko, sebuah perjalanan yang mengajak kamu untuk ziarah sekaligus menjelajahi berbagai destinasi unggulan di Casablanca, Marrakech, Fez, Rabat, hingga Tangier.
Nah, saat berada di Tangier, ada satu tempat yang wajib masuk daftar kunjungan, yaitu Cap Spartel. Destinasi ini terkenal sebagai titik pertemuan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania, dengan panorama laut yang begitu memukau.
Penasaran seperti apa keindahan Cap Spartel Tangier? Simak selengkapnya di sini.
Mengenal Cap Spartel, Gerbang Laut di Ujung Maroko

Cap Spartel adalah sebuah tanjung (daratan yang menjorok ke laut) yang terletak di ujung paling barat laut Maroko, sekitar 14 km dari pusat kota Tangier.
Tanjung ini menjulang hingga ketinggian sekitar 326 meter di kawasan Jebel Kebir, menjadikannya salah satu titik pandang terbaik untuk menikmati panorama laut lepas.
Tempat ini dikenal sebagai titik geografis penting karena berada di area pertemuan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania. Banyak wisatawan menyebut Cap Spartel sebagai “gerbang laut” menuju Selat Gibraltar.
Baca Juga: Ait Ben Haddou: Menyusuri Ksar Bersejarah dan Spot Ikonik di Maroko
Di sinilah air dingin dari Samudra Atlantik bertemu dengan air yang lebih hangat dari Laut Mediterania.
Meski tidak ada garis fisik yang membatasi, perbedaan arus dan gradasi warna laut seringkali tampak jelas jika dilihat dari tebing-tebing curam di sekitarnya.
Daya Tarik Utama Cap Spartel Tangier
1. Pertemuan Dua Samudra yang Legendaris
Cap Spartel Tangier menawarkan pemandangan luas ke arah perairan biru yang seolah tidak ada ujungnya.
Dari atas tebing, kamu bisa menyaksikan pertemuan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania dengan karakter yang berbeda.
Sisi Atlantik biasanya memiliki ombak yang lebih besar, sementara Mediterania cenderung lebih tenang.
Perpaduan arus dan gradasi warna biru di cakrawala menciptakan panorama yang dramatis dan menjadi daya tarik utama tempat ini.
2. Mercusuar Cap Spartel Tangier yang Ikonik

Salah satu landmark paling terkenal di kawasan ini adalah Mercusuar Cap Spartel (Phare de Cap Spartel), yang telah berdiri sejak abad ke-19.
Mercusuar ini dibangun oleh Sultan Muhammad IV pada tahun 1864 dan berada tepat di ujung tebing yang menghadap langsung ke Samudra Atlantik.
Keberadaannya sangat penting bagi pelayaran internasional karena lokasinya yang strategis, dekat Selat Gibraltar, jalur laut yang menghubungkan Maroko dan Spanyol.
Mercusuar Cap Spartel berbentuk menara persegi bergaya Moor khas Maroko, dengan desain yang mengingatkan pada minaret.
Tingginya sekitar 24 hingga 31 meter, dan di dalamnya terdapat tangga spiral dengan 101 anak tangga yang mengarah ke bagian atas mercusuar, tempat lampu suar berada.
Kamu bisa naik untuk menikmati view 360 derajat, dengan panorama luas ke arah Samudra Atlantik, Selat Gibraltar, hingga garis pantai sekitarnya.
3. Panorama Selat Gibraltar dan Sunset

Dari area Cap Spartel, kamu bisa menikmati pemandangan Selat Gibraltar yang memisahkan Maroko dan Spanyol.
Saat cuaca cerah, garis pantai Spanyol bahkan dapat terlihat dari kejauhan. Tak heran jika tempat ini menjadi spot favorit untuk berfoto karena suasananya terasa seperti berada di ujung benua Afrika.
Selain itu, Cap Spartel juga dikenal sebagai salah satu spot sunset terbaik di kawasan Tangier.
Saat matahari mulai tenggelam, langit berubah menjadi jingga kemerahan dan menciptakan siluet indah pada mercusuar serta tebing-tebing karang di sekitarnya.
4. Kompleks Wisata Lengkap di Area Cap Spartel Tangier
Tanjung Cap Spartel bukan hanya tentang mercusuar dan panorama laut. Di kawasan ini, kamu juga bisa menikmati fasilitas wisata yang cukup lengkap.
Ada Maritime Museum yang menampilkan sejarah mercusuar, alat navigasi, kisah para penjaganya, hingga replika lensa Fresnel yang masih digunakan hingga sekarang.
Di sekitarnya, kamu bisa berjalan santai di Botanical Garden, taman hijau dengan ratusan jenis tanaman dan pepohonan tua yang menyejukkan.
Menariknya lagi, Cap Spartel juga memiliki kebun sayur organik yang memasok bahan segar untuk restoran setempat.
Kamu pun bisa menikmati pengalaman kuliner di SoPhare Restaurant & Cafe, yang menyajikan hidangan khas Maroko seperti tagine, zaalouk, hingga couscous tradisional setiap hari Jumat.
Selain itu, ada berbagai instalasi seni dan jalur bertema mitologi Hercules yang membuat suasana kunjungan terasa semakin unik.
5. Gua Hercules, Situs Legenda Dekat Cap Spartel

Tak jauh dari Tanjung Cap Spartel, sekitar 5 sampai 10 menit berkendara, kamu bisa mengunjungi Gua Hercules, salah satu situs alam dan sejarah paling terkenal di utara Maroko.
Gua ini terbentuk secara alami dari batu kapur akibat erosi laut dan angin selama ribuan tahun. Bukti arkeologis juga menunjukkan bahwa gua ini pernah dihuni manusia sejak Zaman Neolitikum.
Baca Juga: Pesona Kasbah des Oudayas: Ikon Bersejarah Ibu Kota Maroko
Daya tarik utamanya adalah bukaan gua yang menghadap laut. Dari dalam, bentuk celah tersebut tampak menyerupai siluet benua Afrika, menjadikannya spot foto ikonik di kawasan Tangier.
Gua Hercules terbuka untuk umum dan sering menjadi destinasi pelengkap saat wisata ke Cap Spartel dan pantai sekitarnya.
6. Suasana Alam yang Tenang dan Sejuk
Berbeda dari hiruk-pikuk kota, Cap Spartel menawarkan suasana yang lebih alami dan menenangkan. Kawasan ini dipenuhi pepohonan, tebing, pantai, serta angin laut yang sejuk.
Di sekitarnya, ada Taman Perdicaris (Rmilat), sebuah kawasan hutan pinus dan kayu putih yang teduh. Kamu bisa melakukan trekking ringan sambil menikmati udara segar dan pemandangan laut dari kejauhan.
Selain itu, Cap Spartel Tangier juga menjadi spot menarik untuk melihat burung-burung migrasi yang melintasi pesisir saat berpindah dari Afrika menuju Eropa.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Cap Spartel Tangier

Waktu terbaik untuk mengunjungi Tanjung Cap Spartel adalah pada musim semi hingga awal musim panas, sekitar bulan Maret sampai Juni.
Pada periode ini, cuaca lebih sejuk dan kawasan taman di sekitar Cap Spartel sedang hijau serta segar.
Selain itu, awal musim gugur juga bisa menjadi pilihan yang nyaman, yaitu sekitar bulan September sampai Oktober, ketika suhu tidak terlalu panas dan suasana wisata lebih tenang.
Penutup
Cap Spartel adalah salah satu destinasi paling ikonik di Tangier. Di sini, kamu bisa menyaksikan keajaiban pertemuan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania dalam panorama yang menenangkan.
Mulai dari mercusuar bersejarah, pemandangan Selat Gibraltar, hingga momen sunset yang dramatis, semuanya menjadikan Cap Spartel Tangier destinasi yang wajib masuk dalam itinerary Maroko.
Melalui program Spiritual Journey of Maroko bersama Annisa Travel, kamu tidak hanya sekadar berwisata. Perjalanan akan terasa lebih bermakna karena didampingi langsung oleh ustadz pembimbing dalam setiap rangkaian ziarah dan city tour.
Jika kamu ingin menjelajahi Maroko dengan nyaman, terarah, dan sarat nilai spiritual, perjalanan bersama Annisa Travel bisa menjadi pilihan terbaik untuk kamu.









