Dalam tradisi keislaman di Indonesia, masyarakat umumnya bertamu ke keluarga, tetangga, atau kerabat yang baru saja pulang umroh.
Kebiasaan ini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus ungkapan rasa syukur atas kepulangan jamaah umroh dengan selamat. Tidak jarang, momen ini juga diisi dengan memanjatkan doa setelah pulang umroh untuk tamu yang datang berkunjung.
Lalu, doa apa saja yang bisa dipanjatkan? Simak uraiannya di bawah ini.
Doa Setelah Pulang Umroh untuk Tamu
Doa yang dipanjatkan oleh jamaah umroh memiliki keutamaan tersendiri. Seseorang yang baru kembali dari ibadah umroh diyakini berada dalam kondisi hati yang lebih dekat dengan Allah SWT, sehingga doa-doanya diharapkan lebih mustajab.
Karena itu, dalam momen kunjungan setelah kepulangan umroh, jamaah kerap mendoakan para tamu yang hadir agar senantiasa diberi kesehatan, keberkahan rezeki, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, doa juga dipanjatkan agar para tamu kelak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci.
1. Doa Pembuka dan Shalawat agar Didekatkan ke Tanah Suci
Doa pembuka sebagai bentuk pujian kepada Allah SWT dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus harapan agar diberi kesempatan berhaji dan berumroh ke Baitullah.
Arab:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَاةً تُبَلِّغُنَا بِهَا حَجَّ بَيْتِكَ الْحَرَامِ وَزِيَارَةَ قَبْرِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Latin:
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Allahumma sholli wasallim wabaarik ‘alaa sayyidina Muhammadin sholatan tuballighuna bihaa hajja baitikal haraami wa ziyarata qabri nabiyyika Muhammadin shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada Nabi Muhammad SAW, yang dengannya Engkau sampaikan kami untuk berhaji ke Baitullah dan berziarah ke makam Nabi-Mu.
Baca Juga: 7 Langkah Bijak Menjaga Berkah Ibadah Setelah Pulang Umroh
2. Doa Agar Umroh Diterima dan Dosa Diampuni
Doa ini memohon agar ibadah umroh diterima sebagai amal yang mabrur, sekaligus menjadi jalan ampunan bagi diri sendiri, orang tua, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat.
Arab:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجَّنَا وَعُمْرَتَنَا مَبْرُورَةً، وَتَقْبَلْهَا مِنَّا، وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا، وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ.
Latin:
Allahummaj’al hajjana wa ‘umrotana mabrūran, wa taqabbalhā minnā, waghfir lanā wa liwālidaynā, wa lijamī‘il muslimīna wal muslimāti.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah haji dan umroh kami mabrur, terimalah ibadah kami, ampunilah kami dan kedua orang tua kami, serta seluruh kaum muslimin dan muslimat.”
3. Doa Memohon Kemudahan Urusan dan Akhir yang Baik
Setelah ibadah diterima, doa dilanjutkan dengan permohonan agar Allah SWT memudahkan urusan kehidupan dan mengaruniakan akhir yang husnul khatimah.
Arab:
اللهم سَهِّلْ أُمُوْرَنَا وَحَصِّلْ مَقَاصِدَنَا وَبَلِّغْنَا إِلَيْكَ يَا اللهُ
Latin:
Allahummasahhil umuuranaa wa hasshil maqaashidanaa wa ballighnaa ilaika ya Allah.
Artinya:
Ya Allah, mudahkanlah segala urusan kami, kabulkanlah tujuan kami, dan dekatkanlah kami kepada-Mu.
4. Doa Agar Tamu Mendapat Keberkahan Rezeki dan Amal
Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk kepedulian dan kasih sayang kepada para tamu, agar Allah SWT melimpahkan keberkahan dalam rezeki, keluarga, dan amal perbuatan mereka.
Arab:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَهُمْ فِي أَمْوَالِهِمْ، وَأَوْلَادِهِمْ، وَأَعْمَالِهِمْ
Latin:
Allahumma bārik lahum fī amwālihim, wa awlādihim, wa a‘mālihim.
Artinya:
Ya Allah, berkahilah mereka dalam harta, keturunan, dan amal perbuatan mereka.

5. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat
Doa yang merangkum seluruh harapan hidup seorang Muslim, agar selalu berada dalam kebaikan di dunia dan akhirat serta dijauhkan dari siksa neraka.
Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah, wa fil aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya:
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.
6. Doa Agar Dicatat sebagai Hamba yang Selalu Bersyukur
Sebagai penutup, doa ini menegaskan sikap syukur atas nikmat perjalanan umroh dan seluruh karunia Allah SWT, serta permohonan agar hati senantiasa terjaga dalam rasa syukur.
Arab:
اللَّهُمَّ أَنْتَ الَّذِي أَنْعَمْتَ عَلَيْنَا بِهَذِهِ الرِّحْلَةِ الْمُبَارَكَةِ، فَاشْكُرْنَا لَكَ عَلَيْهَا وَعَلَى جَمِيعِ نِعَمِكَ الظَّاهِرَةِ وَالْبَاطِنَةِ، وَلَا تُحْرِمْنَا شُكْرَكَ أَبَدًا.
Latin:
Allahumma anta alladzī an‘amta ‘alainā bihādzihir-riḥlatil mubārakah, fashkurnā laka ‘alaihā wa ‘alā jamī‘i ni‘amikadz-ẓāhirati wal-bāṭinah, wa lā taḥrimnā syukraka abadan.
Artinya:
“Ya Allah, Engkaulah yang telah melimpahkan nikmat kepada kami melalui perjalanan yang penuh berkah ini. Maka jadikanlah kami hamba yang bersyukur atas nikmat tersebut dan seluruh nikmat-Mu, baik yang tampak maupun tersembunyi, dan jangan Engkau jauhkan kami dari rasa syukur selamanya.”
Apa yang Perlu Dilakukan Tamu Saat Berkunjung ke Jamaah Umroh?
Saat berkunjung ke rumah jamaah umroh, tamu perlu menjaga adab dan etika yang baik. Beberapa hal berikut dapat dilakukan oleh tamu agar kunjungan menjadi lebih bermakna dan penuh keberkahan.
1. Datang dengan Niat Silaturahmi
Kunjungan ke rumah jamaah umroh sebaiknya diniatkan sebagai bentuk silaturahmi dan rasa syukur atas kepulangan mereka dengan selamat.
Dengan niat yang baik, kunjungan menjadi lebih bermakna sebagai sarana mempererat hubungan, saling mendoakan, dan berbagi keberkahan.
2. Mengucapkan Salam dan Doa
Saat bertemu, ucapkan salam disertai doa kebaikan kepada jamaah umroh. Doa sederhana agar ibadah umrohnya diterima dan membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari merupakan bentuk perhatian dan adab yang dianjurkan dalam Islam.
Baca Juga: 10 Oleh-Oleh Khas Tanah Suci: Cocok untuk Keluarga di Rumah
3. Mengikuti Doa dengan Khusyuk
Ketika jamaah umroh memanjatkan doa, tamu dianjurkan untuk mengaminkan dengan sungguh-sungguh. Momen ini diyakini memiliki keutamaan karena doa yang dipanjatkan oleh orang yang baru pulang dari umroh diharapkan lebih mustajab.
Sikap khusyuk juga mencerminkan penghormatan terhadap doa yang sedang dipanjatkan.
4. Meminum Air Zamzam dengan Niat Baik
Jika tuan rumah membagikan air zamzam, terimalah dengan penuh rasa syukur. Minumlah sambil memanjatkan niat dan doa kebaikan, baik untuk kesehatan, kelapangan rezeki, maupun harapan agar suatu saat diberi kesempatan menunaikan ibadah umroh ke Tanah Suci.
5. Menjaga Sikap dan Waktu
Tamu sebaiknya menjaga tutur kata, sikap, dan durasi kunjungan. Hindari berkunjung terlalu lama, mengingat jamaah umroh mungkin masih dalam masa pemulihan setelah perjalanan jauh. Sikap santun dan pengertian akan membuat kunjungan terasa nyaman bagi kedua belah pihak.
6. Mengambil Hikmah dan Teladan
Selain bersilaturahmi, tamu dapat mengambil pelajaran dari pengalaman jamaah umroh, baik tentang kesabaran, keikhlasan, maupun kedisiplinan dalam beribadah.
Hikmah ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Penutup
Tradisi berkunjung setelah kepulangan umroh menjadi bagian dari adab silaturahmi yang mengandung nilai ibadah.
Melalui doa setelah pulang umroh untuk tamu, setiap pertemuan diharapkan menjadi wasilah turunnya rahmat dan keberkahan dari Allah SWT bagi jamaah umroh serta para tamu yang hadir.
Dengan doa yang dipanjatkan secara tulus dan penuh penghayatan, semoga Allah SWT menguatkan ikatan persaudaraan, melapangkan hati, dan membuka jalan bagi setiap Muslim untuk suatu hari berkesempatan berziarah ke Tanah Suci.









