Menyusuri Kebun Kurma Madinah, Dari Jejak Sejarah hingga Pengalaman Berkesan 

Galmare Yulia R

Jamaah Annisa Travel di kebun kurma Madinah

Rangkaian perjalanan umroh bersama Annisa Travel tidak hanya berhenti di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.

Kamu akan diajak menelusuri jejak sejarah di sudut-sudut kota suci, termasuk mampir ke kebun kurma Madinah yang asri. 

Penasaran apa saja aktivitas seru yang bisa dilakukan di sana? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Jejak Sejarah Kebun Kurma dalam Kehidupan Rasulullah SAW

Pepohonan kurma di kebun

1. Madinah, Kota Seribu Kebun Kurma

Ketika Rasulullah SAW hijrah ke Madinah pada tahun 622 M, beliau tiba di sebuah kota yang dikelilingi kebun kurma yang subur. 

Lembah seperti Wadi Aqiq, Batha, hingga kawasan Quba dan Khaibar dipenuhi pohon kurma yang telah ditanam jauh sebelum Islam hadir oleh suku Aus dan Khazraj.

Baca Juga: Masjid Al-Ghamamah: Jejak Sejarah di Dekat Masjid Nabawi

Bagi masyarakat Madinah, kurma bukan hanya sekadar buah. Kurma menjadi inti perekonomian karena digunakan sebagai makanan pokok, alat tukar dalam perdagangan, serta komoditas utama dalam aktivitas jual beli antarkota.

2. Peran Pohon Kurma dalam Pembangunan Masjid Nabawi

Lahan yang kini menjadi Masjid Nabawi dulunya merupakan milik dua anak yatim dari Bani Najjar yang digunakan untuk menjemur kurma. Rasulullah SAW kemudian membeli tanah tersebut untuk dibangun menjadi masjid.

Saat pembangunan dimulai, batang pohon kurma di area tersebut dimanfaatkan sebagai tiang penyangga, sementara pelepah dan daunnya digunakan sebagai atap. 

Mimbar pertama Rasulullah SAW juga dibuat dari kayu kurma. Sebelumnya, beliau berkhutbah dengan bersandar pada sebatang pohon kurma yang tertancap di sudut masjid.

3. Mukjizat dan Keutamaan Kurma Ajwa Pilihan Nabi

Kurma Ajwa dikenal sebagai varietas istimewa yang memiliki kaitan erat dengan Rasulullah SAW. Beliau disebut menanam kurma ini langsung di Madinah, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

Rasulullah SAW juga bersabda bahwa siapa yang mengonsumsi tujuh butir kurma Ajwa di pagi hari akan terlindung dari racun dan sihir pada hari itu, sebagaimana tercatat dalam Shahih Bukhari dan Muslim. 

Keutamaan inilah yang membuat kurma Ajwa tetap dicari dan dihargai oleh umat Islam hingga saat ini.

Umroh Private

4. Kebun Abu Thalhah, Harta yang Paling Dicintai Rasulullah SAW

Abu Thalhah Al-Ansari dikenal sebagai sahabat yang memiliki banyak kebun kurma di Madinah. 

Salah satu yang paling ia cintai adalah kebun Bairuha yang letaknya dekat dengan Masjid Nabawi. Rasulullah ﷺ bahkan sering berkunjung dan meminum air dari kebun tersebut.

Ketika turun ayat tentang keutamaan menginfakkan harta yang paling dicintai, Abu Thalhah langsung menyedekahkan kebun itu di jalan Allah. 

Rasulullah SAW memuji keikhlasannya dan menyarankan agar kebun tersebut diberikan kepada kerabat terdekat.

5. Kebun Kurma sebagai Simbol Kedermawanan Sahabat

Sejarah kebun kurma di Madinah tidak hanya berbicara tentang spiritualitas, tetapi juga mencerminkan kedermawanan para sahabat Nabi.

Salah satu kisah yang paling dikenal adalah tindakan Utsman bin Affan yang membeli sumur Raumah. Saat itu, air dari sumur tersebut dijual kepada kaum muslimin yang membutuhkan. 

Rasulullah SAW kemudian menyampaikan bahwa siapa pun yang membeli sumur itu dan mewakafkannya akan mendapatkan balasan surga.

Utsman pun membelinya dan membuka aksesnya secara gratis untuk seluruh umat.

Di Mana Lokasi Kebun Kurma Madinah?

Kebun kurma di Madinah umumnya terletak di kawasan pinggiran kota, terutama di wilayah Quba, sekitar 5–10 kilometer dari pusat Masjid Nabawi. 

Di kawasan inilah beberapa kebun kurma paling terkenal berada, masing-masing menawarkan keunikan tersendiri bagi para jamaah.

Tampilan kurma ajwa

1. Kebun Kurma Al-Barokah

Kebun Kurma Al-Barokah menjadi salah satu destinasi favorit jamaah umroh dari Indonesia karena fasilitasnya yang nyaman untuk rombongan besar. Luasnya kurang lebih 25 hektar dan terletak di sebelah timur Masjid Quba.

Kebun ini diyakini telah ada sejak sebelum masa hijrah Nabi Muhammad ke Madinah dan hingga kini dikelola secara turun-temurun oleh keluarga Abdul Rahman Al Harby.

Saat memasuki area kebun, jamaah akan disambut gerbang utama dengan area parkir yang luas, dilengkapi bale-bale besi beratap daun kurma serta toko oleh-oleh bernama Al-Barokah. 

Jamaah juga dapat mencicipi berbagai jenis kurma secara gratis sebelum memilih yang paling sesuai untuk dibawa pulang.

2. Kebun Kurma Abdul Rahman Al Harby

Kebun Kurma Abdul Rahman Al Harby menawarkan suasana perkebunan tradisional yang asri di kawasan Quba. 

Selain sebagai tempat berbelanja, kebun ini juga dikenal memiliki nilai edukasi. Jamaah bisa melihat langsung proses pertumbuhan hingga panen kurma, sekaligus mengenal berbagai jenis kurma yang dibudidayakan.

Tersedia juga area toko dengan beragam produk kurma yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Madinah.

3. Kebun Kurma Osman Bin Affan (Bir Raumah)

Berbeda dengan kebun komersial lainnya, tempat ini memiliki nilai sejarah yang sangat kental. 

Area ini merupakan simbol wakaf abadi yang berawal dari sumur milik sahabat Nabi, Utsman bin Affan, yang airnya terus mengalir hingga kini meski telah berusia lebih dari 1.400 tahun.

Seiring waktu, kawasan ini berkembang menjadi kebun kurma yang dikelola secara produktif di bawah pengawasan otoritas terkait dan menjadi destinasi ziarah yang istimewa bagi para jamaah.

Hasil penjualan kurma dari sekitar 1.550 pohon dikumpulkan dalam rekening atas nama Utsman bin Affan. 

Dana tersebut kemudian digunakan pemerintah Arab Saudi untuk membeli aset dan mengelolanya secara berkelanjutan, dengan sebagian manfaatnya disalurkan untuk yatim dan fakir miskin.

4. Kebun Kurma Al-Haidari

Kebun Kurma Al-Haidari menjadi salah satu favorit jamaah karena lokasinya yang dekat dengan Masjid Quba. Kebun ini dikenal dengan kurma Ajwa premium yang diproduksi langsung dari lahannya. 

Selain itu, tersedia berbagai olahan kurma di area toko, seperti kurma lapis coklat hingga kurma isi kacang almond, yang cocok dijadikan oleh-oleh khas Madinah. 

Aktivitas Jamaah di Kebun Kurma Madinah 

Jamaah Annisa Travel yang tengah kulineran di kebun kurma Madinah

1. Mencicipi Berbagai Jenis Kurma

Salah satu pengalaman paling berkesan bagi jamaah adalah kesempatan memetik kurma langsung dari pohonnya. 

Di beberapa kebun kurma yang membuka akses untuk wisata, jamaah diperbolehkan memanen sendiri buah kurma yang telah masak, terutama pada musim panen antara Juni hingga September. 

Mencicipi kurma segar (rutab) yang baru dipetik di tanah Madinah membawa nuansa tersendiri, mengingat Rasulullah SAW sendiri sangat menyukai rutab sebagai hidangan berbuka puasa.

2. Mengenal Varietas Kurma Madinah

Kebun kurma Madinah menjadi ruang belajar yang hidup bagi para jamaah. Di tempat ini, mereka dapat mengenal langsung berbagai varietas kurma unggulan.

Baca Juga: Berkunjung ke Masjid Quba: Menyelami Sejarah & Keistimewaannya

Para pengelola kebun biasanya menjelaskan perbedaan antara Ajwa, Medjool, Safawi, Sukkari, dan varietas lainnya, mulai dari warna, tekstur, rasa, hingga kandungan gizinya. 

Pengetahuan ini membantu jamaah memilih oleh-oleh kurma yang tepat serta menghindari produk palsu di pasaran.

3. Mengenal Proses Budidaya Kurma

Pada musim tertentu, jamaah berkesempatan menyaksikan langsung proses panen kurma, mulai dari pemanjatan pohon, pemotongan tandan, sortasi, hingga pengemasan. 

Proses ini membuka wawasan bahwa di balik sebutir kurma yang dinikmati, terdapat kerja keras dan keahlian turun-temurun yang dijaga oleh para petani Madinah selama berabad-abad.

4. Mencicipi Kuliner Bakso Unta & Olahan Kurma

Selain menikmati kurma, kamu juga bisa mencoba berbagai kuliner khas di sekitar kebun. Salah satunya adalah bakso unta yang cukup populer di kalangan jamaah. 

Teksturnya yang unik dengan rasa gurih memberikan pengalaman berbeda dari bakso pada umumnya.

Setelah itu, kamu bisa melanjutkan dengan mencicipi aneka olahan kurma, mulai dari es krim kurma yang manis dan segar, jus kurma, hingga kopi Arab yang kaya aroma dan rempah. 

Perpaduan ini membuat pengalaman kuliner di kebun kurma terasa semakin lengkap.

5. Berbelanja Oleh-oleh Khas Madinah

Setelah puas mencicipi, jamaah biasanya memanfaatkan waktu untuk berburu oleh-oleh bagi keluarga di tanah air.

Berbelanja langsung di kebun memberikan keuntungan tersendiri, karena kualitas produk lebih terjamin dengan pilihan yang lebih lengkap dibandingkan pasar umum. 

Mulai dari kurma curah, kurma kemasan premium, hingga olahan seperti coklat isi kurma dan kacang-kacangan khas Timur Tengah tersedia dalam berbagai pilihan.

Semua produk ditata rapi di area toko, sehingga memudahkan jamaah dalam memilih oleh-oleh sesuai kebutuhan.

6. Berdoa dan Bertafakur di Antara Pepohonan

Suasana kebun kurma yang teduh dan tenang menjadi tempat yang kondusif untuk bermunajat. 

Banyak jamaah memanfaatkan waktu di sana untuk berzikir atau sekadar duduk dalam keheningan, menikmati suasana yang jauh dari hiruk pikuk. 

Dalam momen tersebut, tak sedikit yang larut dalam perenungan tentang perjalanan hidup sekaligus memanjatkan harapan akan keberkahan, kesehatan, dan ketenangan hati. 

7. Mengabadikan Momen di Tengah Perkebunan yang Asri

Suasana kebun yang asri dengan deretan pohon kurma yang tertata rapi menjadi latar yang menarik untuk berfoto. 

Tidak sedikit jamaah yang memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan kebersamaan bersama rombongan.

Selain sebagai kenang-kenangan, foto-foto ini juga menjadi dokumentasi perjalanan ibadah yang penuh makna selama berada di Madinah.

Penutup

Kebun kurma Madinah menyimpan lebih dari sekadar hamparan pohon yang berbuah. Di baliknya, ada kisah tentang ketekunan, keberkahan, dan jejak sejarah yang masih terasa hingga sekarang. 

Setiap langkah di antara pepohonan seolah membawa kamu lebih dekat pada kehidupan Madinah di masa lalu.

Kalau ingin merasakan pengalaman ini secara langsung, jadikan kunjungan ke kebun kurma sebagai bagian dari perjalanan umroh bersama Annisa Travel. Dapatkan itinerary yang terarah, pendampingan yang nyaman, dan pengalaman ibadah yang lebih bermakna.

Hubungi tim Annisa Travel sekarang melalui WhatsApp di 0811 356 7777 untuk informasi paket, jadwal keberangkatan, dan promo terbaru. 

Jangan tunda, karena kuota terbatas dan jadwal terbaik cepat terisi.

Bagikan:

Diskon Spesial Milad Annisa

Tags

Galmare Yulia R

A passionate storyteller who loves creating words that inform and inspire.

Leave a Comment