Kabar mengenai meningkatnya ketegangan di Timur Tengah membuat sebagian calon jamaah umrah bertanya-tanya tentang keamanan perjalanan menuju Tanah Suci.
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyampaikan bahwa keberangkatan jamaah umrah Indonesia masih berlangsung dan belum ada kebijakan penundaan maupun pembatalan secara umum.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jakarta pada Senin (26/10/2026).
Menurutnya, otoritas Arab Saudi masih menyatakan kondisi penerbangan untuk keperluan umrah aman di tengah perkembangan situasi kawasan Timur Tengah.
Belum Ada Penundaan Keberangkatan Umrah
Dahnil menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi keamanan melalui koordinasi antara Kemenhaj dan Kementerian Luar Negeri RI.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pemerintah pada 26 Oktober 2026, kegiatan ibadah umrah jamaah Indonesia masih berjalan sebagaimana mestinya.
Belum ada keputusan untuk menunda atau membatalkan seluruh keberangkatan umrah dari Indonesia.
Meski demikian, situasi keamanan di kawasan tersebut tetap menjadi perhatian pemerintah.
Calon jamaah dan penyelenggara perjalanan perlu mengikuti informasi terbaru, terutama jika terdapat perubahan rute atau jadwal penerbangan.
Kemenhaj Sarankan Jamaah Memilih Penerbangan Langsung
Selain menyampaikan perkembangan kondisi umrah, Kemenhaj juga mengimbau jamaah dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mempertimbangkan penerbangan langsung menuju Arab Saudi.
Rute langsung ke Jeddah atau Madinah disarankan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi risiko perjalanan yang berkaitan dengan situasi regional.
Imbauan ini juga telah disampaikan kepada asosiasi penyelenggara perjalanan umrah.
Bagi calon jamaah, informasi tersebut menjadi pengingat agar tidak hanya mempertimbangkan harga dan jadwal keberangkatan, tetapi juga memperhatikan rute perjalanan serta informasi resmi dari maskapai.
Apa yang Perlu Diperhatikan Calon Jamaah Umrah?
Di tengah perkembangan situasi internasional, calon jamaah tidak perlu langsung mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum terverifikasi.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik:
- Pantau informasi resmi. Ikuti pengumuman Kemenhaj, Kementerian Luar Negeri, otoritas Arab Saudi, dan maskapai penerbangan.
- Periksa rute penerbangan. Tanyakan kepada penyelenggara apakah perjalanan menggunakan penerbangan langsung atau transit.
- Pastikan jadwal keberangkatan. Konfirmasikan kembali jadwal dan ketentuan perjalanan kepada pihak travel.
- Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan kabar mengenai pembatalan atau perubahan perjalanan berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Perlu dipahami bahwa pernyataan pemerintah tersebut menggambarkan kondisi berdasarkan informasi yang tersedia pada saat disampaikan.
Situasi dan operasional penerbangan dapat berubah sehingga jamaah tetap perlu mengikuti perkembangan terbaru.
Rencanakan Perjalanan Umrah Bersama Annisa Travel
Perjalanan ke Tanah Suci membutuhkan persiapan yang matang, mulai dari dokumen, jadwal penerbangan, hingga pemahaman mengenai rangkaian ibadah.
Annisa Travel mengutamakan pelayanan profesional dan kenyamanan jamaah dalam mempersiapkan perjalanan ibadah.
Calon jamaah dapat berkonsultasi mengenai paket, jadwal keberangkatan, dan detail perjalanan sebelum menentukan pilihan.









