Jangan lewatkan kesempatan mengejar keberkahan 10 malam terakhir bulan Ramadhan bersama Annisa Travel.
Lewat Paket Umroh Lailatul Qadar Berlebaran di Mekkah, kamu berkesempatan langsung menjalani i’tikaf di antara ribuan jamaah dari seluruh dunia.
Ibadah ini bukan sekadar momen spiritual biasa, karena ada banyak keutamaan i’tikaf di Masjidil Haram yang bisa kamu raih.
Mengapa i’tikaf di tempat paling suci umat Islam ini begitu istimewa dibandingkan tempat lainnya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
1. Pahala Berlipat Ganda di Tanah Suci
Salah satu keutamaan i’tikaf di Masjidil Haram adalah keutamaan pahala ibadah yang dilakukan di dalamnya. Rasulullah SAW bersabda:
“Sholat di masjidku ini lebih utama dari seribu sholat di masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram. Dan sholat di Masjidil Haram lebih utama dari seratus ribu sholat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan ibadah di Masjidil Haram. Karena itu, ketika kamu menjalani i’tikaf di sana, setiap sholat fardhu maupun sunnah yang dikerjakan memiliki nilai pahala yang berlipat dibandingkan di tempat lain.
Baca Juga: Tips Umroh Ramadhan Agar Selamat Walau Kondisi Padat
Keutamaan inilah yang membuat jutaan jamaah berlomba-lomba menghabiskan waktu di Masjidil Haram untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Peluang Maksimal Meraih Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar disebutkan terjadi pada salah satu malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Karena itu, i’tikaf menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah.
Dengan menjalani i’tikaf di Masjidil Haram, kamu memiliki waktu dan lingkungan yang lebih kondusif untuk fokus beribadah.
Tidak ada aktivitas pekerjaan atau rutinitas harian yang menyita perhatian, sehingga setiap malam dapat dimanfaatkan untuk sholat, membaca Al-Qur’an, dan berdoa.
Kesempatan ini membantu kamu mengoptimalkan ibadah di waktu yang sangat utama, sebagaimana Lailatul Qadar disebut sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan.
3. Lebih Dekat dengan Ka’bah
Keutamaan i’tikaf di Masjidil Haram lainnya adalah kesempatan beribadah dalam jarak yang sangat dekat dengan Ka’bah.
Kedekatan ini memudahkan kamu untuk memperbanyak sholat, dzikir, membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta memanjatkan doa di sekitar kiblat umat Islam.
Selama menjalani i’tikaf, kamu juga memiliki waktu yang lebih leluasa untuk berdoa di area-area yang mustajab, seperti Multazam dan Hijir Ismail.
Hijir Ismail sendiri merupakan bagian dari Ka’bah, sehingga sholat di dalamnya memiliki keutamaan sebagaimana sholat di dalam Ka’bah.
4. Atmosfer Ibadah dari Seluruh Penjuru Dunia
I’tikaf di Masjidil Haram mempertemukan kamu dengan Muslim dari berbagai negara yang datang dengan tujuan yang sama, yaitu beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Kamu akan melaksanakan sholat dan dzikir berdampingan dengan jamaah dari latar belakang budaya yang berbeda.
Kebersamaan dalam ibadah ini menghadirkan suasana yang mendukung kekhusyukan. Melihat kesungguhan jamaah lain dalam membaca Al-Qur’an dan menghidupkan malam dapat menjadi dorongan untuk menjaga konsistensi ibadah selama i’tikaf.
Lingkungan yang seluruh aktivitasnya berpusat pada ibadah membantu kamu tetap fokus dan memanfaatkan waktu dengan lebih terarah.
5. Menghidupkan Sunnah I’tikaf Rasulullah SAW
I’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah sunnah yang rutin dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan bahwa beliau beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir hingga wafatnya.
Sunnah ini tentu bisa dilakukan di masjid mana saja. Namun, melaksanakannya di Masjidil Haram memberikan nilai tambahan karena dilakukan di tempat yang memiliki keutamaan paling tinggi dalam Islam.
Dengan demikian, kamu tidak hanya menghidupkan sunnah i’tikaf, tetapi juga melaksanakannya di lokasi yang penuh kemuliaan.
6. Kesempatan Memperbanyak Tawaf Sunnah
Keutamaan itikaf di Masjidil Haram yang menonjol adalah kesempatan untuk memperbanyak tawaf di sekitar Ka’bah.
Baca Juga: Panduan Sholat Tarawih di Masjidil Haram 2026: Jumlah Rakaat, Jadwal, dan Tips Nyaman Beribadah
Tawaf merupakan ibadah khusus yang hanya bisa dilakukan di Masjidil Haram, sehingga pengalaman spiritual di sini berbeda dibanding masjid lain.
Selama i’tikaf, fokus yang lebih terjaga memungkinkan kamu menambah tawaf sunnah di sela-sela sholat, dzikir, dan membaca Al-Qur’an.
Setiap putaran mengitari Ka’bah menjadi momen ibadah yang tenang, penuh keberkahan, dan sekaligus memperkuat kedekatanmu dengan Allah SWT.
7. Keberkahan Air Zamzam yang Melimpah
Keutamaan i’tikaf di Masjidil Haram juga mencakup kemudahan mendapatkan air Zamzam yang penuh berkah setiap saat.
Selama i’tikaf, tubuh tetap membutuhkan energi dan fokus agar ibadah bisa maksimal. Air Zamzam menjadi pilihan istimewa karena Rasulullah SAW bersabda bahwa setiap tegukannya bermanfaat sesuai niat orang yang meminumnya.
Akses 24 jam ke air Zamzam di dalam masjid membantu menjaga stamina fisik, sekaligus menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT.
Setiap tegukan memberikan kesegaran sekaligus menambah kekhusyukan saat menjalani sholat, dzikir, dan doa selama i’tikaf.
Penutup
Melihat begitu besarnya keutamaan i’tikaf di Masjidil Haram, tentu momen 10 malam terakhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat berharga untuk disia-siakan. I’tikaf bukan sekadar berdiam diri, melainkan perjalanan untuk menjemput ridha Allah.
Apakah kamu sudah siap merasakan syahdunya sujud di depan Ka’bah dan mengejar keberkahan Lailatul Qadar tahun ini?
Annisa Travel siap mendampingi perjalanan spiritualmu melalui Paket Umroh Lailatul Qadar Berlebaran di Mekkah.
Tim kami siap memastikan kenyamanan ibadahmu terjaga, sehingga kamu bisa fokus sepenuhnya mengejar pahala tanpa perlu memikirkan urusan logistik yang rumit.
Jangan tunda lagi! Slot terbatas untuk keberangkatan Ramadhan tahun ini. Hubungi tim Annisa Travel sekarang di WA 0811 356 7777 untuk konsultasi dan reservasi.









