Mengunjungi Masjid Koutoubia, Ikon Religi dan Budaya Marrakesh

Galmare Yulia R

Koutobia Mosque

Selain Masjid Hassan II di Casablanca, Masjid Koutoubia di Marrakesh menjadi salah satu ikon religi paling megah di Maroko.

Tak sekadar tempat ibadah, masjid ini merupakan salah satu mahakarya arsitektur terindah di dunia Islam bagian barat yang menjadi inspirasi bangunan megah di berbagai belahan dunia.

Penasaran dengan kisah sejarah dan pesona yang dipancarkannya? Yuk, kita kupas selengkapnya di sini!

Sejarah Masjid Koutoubia, Jejak Dinasti Almohad

Sisa-sisa Masjid Koutoubia pembangunan pertama

Berdiri di Rue Ibn Khaldoun, Marrakesh, Masjid Koutoubia dibangun pada abad ke-12, tepatnya pada tahun 1157, pada masa pemerintahan Dinasti Almohad. 

Pembangunannya diprakarsai oleh Khalifah Abdelmoumen yang ingin menjadikan Marrakesh sebagai pusat kekuasaan sekaligus pusat spiritual.

Baca Juga: Paket Tour & Ziarah Spiritual Journey of Maroko Bersama Annisa Travel

Menariknya, Masjid Koutoubia sebenarnya terdiri dari dua bangunan. Masjid pertama selesai dibangun lebih dahulu, kemudian masjid kedua beserta menaranya didirikan setahun setelahnya. 

Pembangunan ulang ini dilakukan karena arah kiblat masjid pertama dinilai belum sepenuhnya sejajar dengan Mekkah.

Alih-alih merobohkan bangunan awal, Sultan Yaqub al-Mansur memerintahkan pembangunan masjid kedua yang identik di sampingnya dengan koreksi arah kiblat. Hingga kini, sisa-sisa fondasi masjid pertama masih dapat dilihat berupa barisan pilar di sisi bangunan.

Nama Koutoubia sendiri berasal dari kata Arab al-Kutubiyyin yang berarti “para penjual buku”. Dahulu, kawasan di sekitar masjid ini merupakan pasar buku besar tempat para cendekiawan dan pedagang berkumpul.

Keunikan Arsitektur dan Menara Ikoniknya

Menara Koutoubia Mosque

Secara arsitektur, Masjid Koutoubia mengusung gaya khas Dinasti Almohad yang sederhana namun elegan. Ornamen yang digunakan tidak berlebihan, berupa ukiran relief geometris serta susunan ubin keramik hijau dan putih yang menghiasi bagian atas fasad. 

Dominasi batu pasir berwarna kemerahan memberi kesan hangat yang menyatu dengan lanskap Marrakesh.

Salah satu daya tarik utamanya terletak pada menara setinggi 77 meter yang menjulang anggun dan menjadi landmark paling ikonik di kota ini. 

Menara tersebut merupakan mahakarya arsitektur Moor yang kemudian menginspirasi pembangunan menara terkenal lainnya, seperti Giralda di Sevilla dan Menara Hassan di Rabat.

Di bagian puncak, terdapat empat bola logam besar yang menjadi ciri khasnya. Sebuah legenda menyebutkan bola tersebut dahulu terbuat dari emas, meski kisah ini lebih dikenal sebagai cerita rakyat.

Bagian dalam menara tidak menggunakan tangga biasa, melainkan jalur berupa ramp atau bidang miring yang memungkinkan akses hingga ke puncaknya.

Masjid ini juga dikelilingi taman yang tertata rapi dengan pepohonan jeruk, pohon palem, dan hamparan bunga mawar. Jalur setapak dan area duduk di bawah rindangnya pepohonan membuat kawasan ini terasa lebih sejuk dibanding area sekitarnya. 

Peran Masjid Koutoubia dalam Kehidupan Marrakesh

Bagian dalam Masjid Koutoubia di Marrakesh

1. Pusat Ibadah Utama Kota

Sejak abad ke-12, Masjid Koutoubia menjadi masjid utama Marrakesh. Sholat Jumat dan perayaan keagamaan besar dilaksanakan di sini. 

Bagi warga setempat, adzan yang berkumandang lima kali sehari dari menaranya menjadi bagian dari ritme harian kota. Saat Ramadhan, jamaah memadati aula sholat hingga meluas ke area sekitarnya.

2. Simbol Kekuasaan dan Warisan Sejarah

Pada masa Dinasti Almohad, masjid ini juga berfungsi sebagai simbol legitimasi politik. Keberadaannya menegaskan peran Marrakesh sebagai pusat kekuasaan sekaligus pusat spiritual pada zamannya.

Baca Juga: Ait Ben Haddou: Menyusuri Ksar Bersejarah dan Spot Ikonik di Maroko

3. Titik Orientasi dan Penjaga Cakrawala Kota

Menara setinggi 77 meter menjadikan Koutoubia sebagai titik orientasi utama di Marrakesh. Hingga kini, terdapat aturan tata kota yang membatasi tinggi bangunan di pusat kota agar tidak melampaui menara tersebut. Hal ini membuat Koutoubia tetap mendominasi lanskap kota.

4. Ruang yang Menyatukan Kehidupan Kota

Letaknya yang berdekatan dengan Jemaa el-Fnaa menempatkan masjid ini di tengah aktivitas sosial dan ekonomi Marrakesh. Koutoubia bukan hanya ruang ibadah, tetapi juga bagian dari dinamika kehidupan kota yang terus berjalan dari masa ke masa.

Tips Penting Saat Berkunjung ke Masjid Koutoubia

Taman sejuk di sekitar Masjid Koutoubia

Agar pengalaman mengunjungi ikon Marrakesh ini semakin maksimal dan berkesan, perhatikan beberapa tips praktis berikut:

  • Pahami Aturan Masuk: Bagian dalam Masjid Koutoubia hanya terbuka untuk umat Muslim. Non-Muslim tetap bisa menikmati taman luas dan reruntuhan masjid lama di sekitar menara.
  • Datang di Waktu “Golden Hour”: Sekitar satu jam sebelum matahari terbenam adalah waktu terbaik untuk berfoto, karena cahaya matahari memberikan efek warna hangat pada dinding batu pasir merah.
  • Gunakan Pakaian yang Sopan: Meski hanya berada di taman, pastikan bahu dan lutut tertutup untuk menghormati budaya setempat dan jamaah yang sedang beribadah.
  • Waspadai Penipuan Kecil: Beberapa orang mungkin menawarkan jasa “panduan masuk” dengan imbalan uang. Cukup tolak dengan sopan, karena area luar masjid selalu terbuka untuk umum.
  • Nikmati Suasana Saat Adzan: Duduk di taman saat adzan berkumandang memberikan pengalaman tenang dan berbeda di tengah hiruk-pikuk kota.
  • Bawa Air Minum dan Tabir Surya: Marrakesh bisa sangat panas. Meskipun banyak pohon di taman, area pelataran tetap terbuka dan terpapar sinar matahari langsung.

Penutup

Masjid Koutoubia adalah simbol abadi Marrakesh yang memadukan sejarah panjang, kemegahan arsitektur Moor, dan kehidupan spiritual warga Maroko. 

Dari menara yang ikonik hingga taman yang menyejukkan, setiap sudut Koutoubia menawarkan pengalaman yang tak mudah dilupakan.

Ingin merasakan langsung pesona Marrakesh dan mengunjungi Masjid Koutoubia dengan nyaman? Annisa Travel siap menemani perjalanan impianmu. 

Dengan paket perjalanan yang terencana, akomodasi pilihan yang nyaman, serta pengalaman lokal autentik, perjalananmu di Maroko akan lebih mudah, aman, dan pastinya berkesan.

Bagikan:

Diskon Spesial Milad Annisa

Tags

Galmare Yulia R

A passionate storyteller who loves creating words that inform and inspire.

Leave a Comment