Berlibur ke Maroko tidak lengkap tanpa menjelajahi pasar tradisionalnya yang eksotis. Di setiap sudut souk, kamu akan disambut aroma rempah yang khas dan deretan kerajinan tangan berwarna-warni yang memanjakan mata.
Membawa pulang oleh-oleh khas Maroko adalah cara terbaik untuk mengabadikan momen perjalananmu.
Mulai dari produk kecantikan alami hingga perlengkapan rumah tangga artistik, semuanya sarat akan nilai budaya yang unik.
Jika sedang merencanakan perjalanan bersama Annisa Travel, pastikan menyisakan ruang di koper. Berikut rekomendasi oleh-oleh terbaik yang wajib kamu beli saat berkunjung ke Maroko.
1. Minyak Argan (Argan Oil)

Oleh-oleh khas Maroko satu ini sering dijuluki sebagai “emas cair dari Maroko”. Minyak argan berasal dari biji pohon argan yang tumbuh di wilayah barat daya Maroko dan menjadi salah satu produk paling ikonik dari negara ini.
Minyak argan dikenal luas karena manfaatnya untuk perawatan kulit dan rambut. Kandungan vitamin E serta asam lemak esensial di dalamnya membuat kulit lebih lembab dan rambut tampak lebih sehat. Tidak heran jika produk ini juga populer di industri kecantikan global.
Baca Juga: 8 Objek Wisata Paling Menarik di Marrakesh Maroko
Kamu bisa menemukan minyak argan dalam bentuk murni maupun yang sudah diolah menjadi berbagai produk seperti lotion, serum, hingga sampo.
Saat membeli, pastikan memilih produk dengan label “pure cold pressed” untuk mendapatkan kualitas terbaik.
Selain itu, perlu diketahui bahwa ada dua jenis minyak argan, yaitu untuk kuliner (memiliki aroma kacang panggang) dan untuk kosmetik (dengan aroma yang lebih ringan atau netral).
2. Kerajinan Kulit (Leather Goods) & Babouche

Maroko terkenal dengan industri kulitnya yang telah mendunia selama berabad-abad. Kota Fez dikenal sebagai pusat penyamakan kulit tradisional tertua, yang menghasilkan material berkualitas tinggi dengan tekstur lembut dan daya tahan yang baik.
Kamu bisa menemukan berbagai produk seperti tas, jaket, ikat pinggang, dompet, hingga tas punggung dengan desain klasik dan elegan.
Produk-produk ini dibuat secara manual oleh perajin lokal, sehingga detail jahitannya rapi dan memiliki karakter yang khas.
Salah satu produk paling ikonik adalah babouche, yaitu sandal tradisional tanpa tumit yang nyaman digunakan untuk aktivitas santai.
Babouche hadir dalam berbagai pilihan warna, mulai dari netral hingga warna cerah dengan hiasan sulaman yang cantik.
Untuk mendapatkan babouche berkualitas, perhatikan aroma kulitnya. Produk yang baik biasanya tidak memiliki bau menyengat. Selain itu, pilih jahitan yang rapi dan sol yang cukup tebal agar lebih awet digunakan.
3. Karpet dan Permadani Berber

Karpet Berber merupakan salah satu oleh-oleh khas Maroko yang paling bernilai, baik dari segi seni maupun budaya.
Karya seni tekstil ini dibuat langsung oleh para perajin suku Berber menggunakan teknik tenun tradisional yang diwariskan secara turun-temurun selama berabad-abad.
Motifnya didominasi oleh pola geometris yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga sarat makna simbolis. Mulai dari kisah perjalanan hidup, simbol perlindungan, hingga status sosial sang pembuatnya.
Karena setiap lembar karpet dibuat secara manual (hand-knotted), tidak ada dua karpet yang benar-benar identik. Inilah yang memberikan karakter unik dan nilai eksklusif pada setiap produknya.
Menariknya, pewarna yang digunakan umumnya berasal dari bahan alami seperti tumbuhan dan mineral. Hasilnya adalah warna-warna yang lebih hangat, tahan lama, dan terlihat sangat autentik.
4. Kaftan dan Djellaba

Pakaian tradisional Maroko adalah pilihan oleh-oleh yang sangat elegan. Meskipun terlihat mirip, kaftan dan djellaba memiliki fungsi yang berbeda dalam budaya lokal.
Djellaba adalah pakaian jubah panjang longgar dengan penutup kepala (hoodie) yang disebut qob. Pakaian ini digunakan oleh pria maupun wanita untuk aktivitas sehari-hari. Desainnya melindungi pemakai dari panas matahari maupun angin gurun yang dingin.
Sementara itu, kaftan adalah pakaian yang lebih mewah dan formal. Berbeda dengan djellaba, kaftan biasanya tidak memiliki penutup kepala.
Pakaian ini dihiasi sulaman tangan yang sangat detail, manik-manik, hingga benang emas. Masyarakat Maroko biasanya mengenakan kaftan untuk acara spesial seperti pesta pernikahan.
5. Keramik dan Zellige

Keramik Maroko dan Zellige merupakan salah satu oleh-oleh khas Maroko yang paling ikonik.
Zellige sendiri adalah seni mozaik khas Maroko yang disusun dari potongan keramik kecil dengan pola geometris yang rumit dan presisi tinggi.
Produk keramik ini biasanya hadir dalam bentuk piring, mangkuk, vas, hingga ubin dekoratif, dengan warna-warna cerah seperti biru, hijau, dan kuning yang khas.
Setiap detailnya dibuat secara manual oleh pengrajin, sehingga menghasilkan karya yang unik dan bernilai seni tinggi.
Salah satu pusat kerajinan keramik terbaik bisa kamu temukan di Fez, yang terkenal dengan tradisi pembuatannya sejak ratusan tahun lalu.
Selain berfungsi sebagai peralatan rumah tangga, keramik dan zellige juga sering dijadikan dekorasi interior karena mampu memberikan sentuhan artistik dan nuansa khas Maroko di dalam rumah.
6. Tajine

Ingin membawa cita rasa masakan Maroko ke rumah? Kamu bisa membawa Tajine sebagai oleh-oleh khas yang unik sekaligus fungsional.
Tajine merupakan alat masak tradisional berbahan tanah liat dengan bentuk khas berupa piring datar dan tutup kerucut tinggi.
Desain ini memungkinkan uap air berputar di dalam wadah, sehingga makanan matang perlahan, tetap lembab, dan menghasilkan tekstur daging yang empuk serta bumbu yang lebih meresap.
Selain digunakan untuk memasak, tajine juga sering dijadikan elemen dekorasi karena tampilannya yang estetik dengan motif khas Maroko.
Tajine tersedia dalam berbagai ukuran dan desain, mulai dari yang polos hingga yang dihias dengan warna-warna cerah.
Kamu bisa menemukannya dengan mudah di pasar tradisional maupun toko kerajinan di kota seperti Marrakesh.
7. Rempah-Rempah (Ras El Hanout)

Ingin membawa pulang aroma khas souk Maroko? Kamu bisa memilih Ras el Hanout sebagai oleh-oleh yang autentik.
Ras el Hanout dikenal sebagai campuran rempah premium yang terdiri dari belasan hingga puluhan bahan pilihan. Nama “Ras el Hanout” sendiri berarti “yang terbaik dari toko”, karena setiap racikan biasanya menggunakan rempah berkualitas tinggi.
Campurannya bisa meliputi kapulaga, cengkeh, kayu manis, jintan, kunyit, jahe, paprika, hingga kelopak mawar kering. Menariknya, setiap penjual memiliki resep yang berbeda, sehingga aroma dan rasanya pun unik di tiap tempat.
Rempah ini sering digunakan dalam hidangan khas Maroko seperti tajine, couscous, dan berbagai olahan daging, karena mampu memberikan cita rasa hangat, kaya, dan sedikit manis.
Kamu bisa menemukannya dengan mudah di pasar tradisional dalam bentuk bubuk maupun butiran.
Saat membeli, pilih rempah dengan warna cerah dan aroma yang kuat sebagai tanda kualitas baik. Jangan lupa juga untuk membeli dalam jumlah kecil agar tetap segar lebih lama, lalu simpan dalam wadah kedap udara setelah sampai di rumah.
8. Sabun Beldi atau Black Soap

Salah satu oleh-oleh khas Maroko yang unik dan bermanfaat adalah sabun Beldi atau black soap, yang biasa digunakan dalam ritual spa tradisional hammam.
Baca Juga: Menjelajahi Kota Biru Chefchaouen: Labirin Cantik di Kaki Pegunungan Maroko
Sabun ini memiliki tekstur lembut seperti pasta dan terbuat dari bahan alami seperti minyak zaitun, sehingga efektif untuk membersihkan sekaligus melembabkan kulit.
Untuk hasil maksimal, sabun ini biasanya digunakan bersama sarung tangan kessa yang berfungsi untuk eksfoliasi dan mengangkat sel kulit mati. Sensasinya tidak hanya membersihkan, tetapi juga memberikan pengalaman relaksasi ala spa khas Maroko di rumah.
9. Teh Mint dan Teko Perak

Teh mint merupakan minuman khas Maroko yang sangat identik dengan budaya dan tradisi setempat.
Minuman ini terbuat dari campuran teh hijau, daun mint segar, dan gula, menghasilkan rasa yang manis sekaligus menyegarkan.
Dalam budaya Maroko, teh mint menjadi simbol keramahan dan penghormatan kepada tamu. Biasanya disajikan dengan cara unik, yaitu dituangkan dari ketinggian tertentu untuk menciptakan busa di permukaannya.
Sebagai oleh-oleh, kamu bisa membawa pulang daun teh mint kering sekaligus satu set teko perak tradisional dan gelas kaca berwarna-warni.
Selain digunakan untuk menyajikan teh, set ini juga sering dimanfaatkan sebagai elemen dekorasi karena tampilannya yang khas dan elegan.
Saat membeli, perhatikan kualitas bahan teko, terutama jika terbuat dari logam asli agar lebih awet dan tidak mudah pudar. Pilih juga kemasan teh yang rapat untuk menjaga aroma tetap segar hingga sampai di rumah.
10. Kue Tradisional Maroko

Bagi pecinta makanan manis, kue tradisional Maroko adalah oleh-oleh yang wajib dibawa pulang.
Kue populer seperti Chebakia dan Cornes de Gazelle (tanduk gazelle) memiliki aroma khas dari perpaduan almond, madu, dan air bunga mawar.
Selain itu, kamu juga bisa mencoba varian lainnya:
- Ghriba: Kue kering bertekstur renyah di luar namun lembut di dalam.
- Briouat: Pastri berbentuk segitiga dengan isian almond manis yang legit.
- Sellou: Camilan padat bernutrisi dari tepung panggang, wijen, dan madu.
Tekstur kue-kue ini cenderung lembut dengan rasa manis yang pas. Selain lezat, camilan ini sangat cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga karena mencerminkan kekayaan kuliner Maroko yang autentik.
Penutup
Menjelajahi pasar tradisional Maroko bukan sekadar aktivitas belanja, melainkan cara terbaik untuk mengenal budaya lokal lebih dekat.
Setiap oleh-oleh khas Maroko yang kamu pilih, mulai dari sebotol minyak argan hingga sehelai kaftan, menyimpan cerita unik dari para pengrajinnya.
Buah tangan ini akan menjadi pengingat manis akan petualanganmu di “Negeri Matahari Terbenam”, bahkan setelah perjalanan berakhir. Jadi, pastikan kamu memilih barang yang paling berkesan untuk dibawa pulang ke rumah.
Siap berburu barang unik di Maroko? Wujudkan perjalanan impian yang nyaman dan tak terlupakan bersama Annisa Travel!









