Mau daftar haji jalur reguler atau Haji Plus? Keduanya sama-sama memerlukan persiapan dokumen yang matang.
Sayangnya, masih banyak calon jamaah yang bingung, terutama soal hal-hal mendetail seperti pas foto daftar haji dan syarat administrasi lainnya.
Padahal, urusan pas foto ini tidak bisa dianggap sepele. Karena termasuk dokumen resmi, kesalahan kecil saja bisa membuat proses pendaftaran jadi terhambat.
Nah, supaya langkahmu menuju Tanah Suci makin lancar, yuk simak panduan lengkapnya berikut ini!
Aturan Pas Foto Daftar Haji Terbaru

1. Warna Latar Belakang (Background)
Berbeda dengan KTP atau paspor yang terkadang lebih fleksibel, pas foto untuk pendaftaran haji wajib menggunakan latar belakang putih.
Warna ini dipilih karena terlihat lebih formal dan rapi, sekaligus memudahkan proses identifikasi wajah.
Baca Juga: Lengkap! Vaksin yang Harus Kamu Dapatkan Sebelum Haji dan Umroh
Pastikan warna putih yang digunakan benar-benar bersih, terang, dan tidak terdapat bayangan agar foto sesuai dengan standar yang ditentukan.
2. Kualitas dan Ukuran Cetak
Biasanya, kamu akan diminta mengumpulkan pas foto dalam beberapa ukuran, seperti 3×4 cm dan 4×6 cm.
Pastikan foto yang digunakan merupakan foto terbaru, maksimal diambil dalam enam bulan terakhir agar benar-benar mencerminkan kondisi terkini.
Agar hasilnya maksimal, perhatikan juga pencahayaan saat pengambilan foto. Pastikan wajah terlihat terang, dengan hasil yang fokus dan tajam.
Selain itu, gunakan kertas foto berkualitas tinggi, baik matte maupun glossy, sesuai dengan ketentuan dari bank atau Kemenag.
Perlu diingat, jumlah lembar foto yang diminta bisa berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing instansi. Sebagai antisipasi, kamu bisa menyiapkan masing-masing ukuran sebanyak 5 lembar agar lebih siap saat proses pendaftaran.
3. Komposisi Wajah dan Ekspresi
Saat pengambilan foto, pastikan posisi wajah menghadap kamera secara langsung.
Gunakan ekspresi netral dengan mata terbuka dan mulut tertutup (tidak terlihat gigi), tanpa senyum berlebihan agar hasilnya terlihat formal dan sesuai dengan ketentuan.
Selain itu, wajah juga harus tampak jelas dengan proporsi sekitar 80% dari seluruh bidang foto. Hal ini penting agar fitur wajah jamaah mudah dikenali oleh sistem pemindaian biometrik.
4. Ketentuan Pakaian dan Aksesoris
Untuk pria, tidak diperbolehkan menggunakan penutup kepala seperti peci atau topi, serta tidak memakai pakaian yang menyerupai seragam dinas. Disarankan menggunakan kemeja atau pakaian rapi dengan warna yang kontras terhadap latar belakang putih.
Sementara itu, wanita wajib menggunakan jilbab atau kerudung dengan warna yang kontras dengan latar belakang. Pastikan wajah terlihat jelas mulai dari batas dahi hingga dagu, tanpa ada bagian yang tertutup.
Penggunaan kacamata tidak diperbolehkan, kecuali untuk kebutuhan medis.
Tips Agar Pas Foto Daftar Haji Tidak Ditolak
- Ambil foto di studio profesional agar hasilnya sesuai standar dokumen resmi.
- Sampaikan tujuan foto sejak awal, yaitu untuk pendaftaran haji, supaya pihak studio bisa menyesuaikan ketentuan yang berlaku.
- Pastikan pencahayaan cukup terang dan hasil foto tidak buram atau memiliki bayangan pada wajah maupun latar belakang.
- Gunakan pakaian berwarna gelap atau kontras agar garis tubuh terlihat lebih tegas.
- Bagi wanita, pastikan dahi, alis, dan dagu tidak tertutup jilbab.
- Hindari penggunaan edit berlebihan seperti filter, efek pemutih, atau penghalusan wajah yang terlalu ekstrem.
- Periksa kembali hasil cetakan sebelum digunakan untuk memastikan semua sudah sesuai ketentuan.
Syarat Dokumen Pendaftaran Haji Lainnya
Selain pas foto, kamu juga perlu menyiapkan beberapa dokumen penting sebagai syarat pendaftaran haji. Berikut dokumen yang umumnya diperlukan:
- Fotokopi KTP yang masih berlaku sesuai dengan domisili saat ini
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK) terbaru yang sudah memiliki barcode
- Fotokopi akta kelahiran, buku nikah, atau ijazah (pilih salah satu dengan data yang paling sesuai)
- Buku tabungan haji dari Bank Penerima Setoran (BPS-BPIH) yang ditunjuk
- Bukti asli setoran awal biaya haji dari bank
- Surat keterangan sehat asli dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah yang berwenang
- Fotokopi NPWP bagi calon jamaah yang sudah memilikinya
- Lembar Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) dari Kantor Kemenag
Pastikan semua dokumen tersedia dalam bentuk asli dan fotokopi supaya proses administrasi berjalan lancar.
Baca Juga: 8 Cara Menabung untuk Haji yang Efektif, Cocok Buat Pemula
Selain itu, pastikan nama yang tertera di seluruh dokumen identitas benar-benar sama hingga ke setiap hurufnya sehingga tidak menimbulkan kendala saat proses verifikasi.
Daftar Haji Plus Lebih Mudah di Annisa Travel
Selain jalur reguler, program haji plus bisa menjadi pilihan tepat untuk menunaikan rukun Islam kelima dengan waktu tunggu yang lebih singkat. Perbedaan utamanya terletak pada masa antrean yang biasanya hanya sekitar 5–10 tahun.
Keduanya tetap aman karena sama-sama menggunakan kuota resmi dari Kementerian Agama RI.

Bagi kamu yang ingin proses pendaftaran lebih praktis, Annisa Travel bisa menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Dengan setoran awal sebanyak 10 juta, kamu sudah bisa mendapatkan nomor porsi keberangkatan resmi.
Tidak hanya itu, tersedia juga program cicilan yang membantu kamu merencanakan pelunasan biaya haji dengan lebih ringan.
Kenapa Harus Berangkat Haji Bersama Annisa Travel?
Annisa Travel merupakan agen perjalanan haji dan umroh yang telah beroperasi sejak tahun 2003. Hingga saat ini, Annisa Travel telah melayani lebih dari 35.000 jamaah dari seluruh Indonesia.
Banyak jamaah yang merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci yang didampingi secara profesional.
Selain itu, Annisa Travel juga telah memiliki izin resmi dari Kementerian Agama, yaitu PIHK No. 1195 Tahun 2021 dan PPIU No. 110 Tahun 2022, sehingga keamanan dan legalitasnya lebih terjamin.
Jadi, makin yakin untuk berangkat haji? Yuk, konsultasikan kebutuhan haji kamu bersama tim Annisa Travel melalui WhatsApp di nomor 0811 356 7777.









