Kota Fez menjadi salah satu destinasi utama dalam paket Tour dan Ziarah Spiritual Journey of Maroko bersama Annisa Travel.
Salah satu ikon yang wajib dikunjungi adalah Royal Palace of Fez, istana bersejarah yang menjadi simbol kemegahan kesultanan di Maroko.
Penasaran dengan sejarah dan keindahan arsitektur yang dimilikinya? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.
Sejarah Royal Palace of Fez: Jejak Megah Dinasti Merinid

Royal Palace of Fez, atau Dar al-Makhzen, memiliki sejarah panjang yang erat kaitannya dengan perkembangan kota Fez sebagai pusat kekuasaan dan budaya di Maroko.
Istana ini mulai dibangun pada abad ke-13, tepatnya pada tahun 1276 oleh Sultan Abu Yusuf Yaqub dari Dinasti Merinid.
Pembangunan istana ini sekaligus menandai berdirinya Fes el-Jdid (Fez Baru) sebagai pusat pemerintahan baru yang terpisah dari kawasan Fes el-Bali yang lebih padat.
Baca Juga: Menelusuri Keindahan Bahia Palace di Marrakech Maroko
Selama berabad-abad, istana ini terus mengalami renovasi dan perluasan oleh berbagai dinasti, terutama Dinasti Alaouite yang masih memerintah hingga saat ini.
Perubahan tersebut membuat arsitektur istana semakin kaya, dengan perpaduan gaya khas Maroko dan sentuhan seni Islam yang sangat detail.
Keberadaan Royal Palace of Fez juga menjadi simbol stabilitas politik dan kekuatan kerajaan Maroko yang mampu bertahan melintasi zaman.
Istana ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal resmi raja saat berada di Fez, tetapi juga menjadi pusat kegiatan pemerintahan. Sampai sekarang, fungsinya tetap terjaga sebagai kediaman keluarga kerajaan.
Mengenal Kompleks Royal Palace of Fez

Royal Palace of Fez terletak di N1 Boulakhsissat, Fès 33110, Maroko. Istana ini berada di kawasan Fes el-Jdid, yang sejak dahulu dikenal sebagai pusat administrasi dan pemerintahan di kota Fez.
Lokasinya tergolong strategis karena berada di tepi kawasan Mellah, yaitu permukiman bersejarah komunitas Yahudi di Fez.
Secara keseluruhan, kompleks istana ini sangat luas, mencapai sekitar 80 hektare. Area tersebut mencakup berbagai halaman (courtyard), paviliun tempat tinggal, taman, hingga air mancur yang tersebar di dalamnya.
Menariknya, tata letak istana terlihat tidak beraturan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya renovasi dan perluasan. Setiap periode meninggalkan jejak arsitektur yang semakin memperkaya tampilan istana hingga saat ini.
Di bagian depan istana, terdapat area yang dikenal sebagai mechouar, yaitu alun-alun resmi yang digunakan untuk berbagai kegiatan kerajaan, seperti upacara, penyambutan tamu penting, hingga tempat masyarakat menyampaikan permohonan kepada penguasa.
Salah satu yang tertua adalah Old Mechouar, yang berada tepat di depan pintu masuk istana. Dahulu, area ini merupakan jembatan berbenteng yang melintasi Sungai Oued Fes, yang hingga kini masih mengalir di bawahnya.
Selain memiliki nilai sejarah, area ini juga berfungsi sebagai titik penghubung penting antara berbagai kawasan di Fez.
Daya Tarik Royal Palace of Fez yang Memikat

1. Gerbang Perunggu Berlapis Emas yang Ikonik
Salah satu daya tarik utama Royal Palace of Fez terletak pada gerbang utamanya yang sangat megah.
Terdapat tujuh gerbang besar berlapis emas yang dilengkapi dengan ukiran detail serta mosaik zellige yang artistik.
Menariknya, setiap gerbang memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ketujuh pintu ini dipercaya melambangkan tujuh tingkatan langit atau tujuh hari dalam seminggu.
Detail kerajinan logamnya dibuat menggunakan teknik knockwork yang sangat halus, menunjukkan keahlian tinggi para perajin Maroko yang telah diwariskan secara turun-temurun.
2. Arsitektur Khas Maroko yang Detail
Keindahan istana ini memadukan arsitektur khas Maroko dengan sentuhan seni Islam yang kaya akan detail.
Mulai dari pola geometris hingga ukiran halus, semuanya mencerminkan nilai estetika tinggi sekaligus sarat makna budaya. Dua elemen utama yang paling menonjol adalah:
- Seni Mosaik Zellij: Penggunaan ribuan potongan keramik kecil yang disusun membentuk pola simetris rumit, menghiasi dinding di sekeliling gerbang.
- Kanopi Kayu Cedar: Di bagian atas gerbang, terdapat kanopi kayu cedar yang diukir secara manual dengan tangan.
3. Dinding Istana yang Megah dan Elegan
Dinding istana yang menjulang tinggi dengan warna khas tanah memberikan kesan kokoh sekaligus elegan.
Dominasi warna biru (warna khas kota Fez) dan hijau (warna kemuliaan dalam Islam) pada ornamen dindingnya menciptakan harmoni visual yang menenangkan.
Baca Juga: Menjelajahi Kota Biru Chefchaouen: Labirin Cantik di Kaki Pegunungan Maroko
Kombinasi warna, tekstur, dan ornamen ini membuat tampilan Royal Palace of Fez sangat fotogenik, sehingga menjadi spot favorit wisatawan untuk mengabadikan momen.
4. Nuansa Eksklusif dan Penuh Wibawa
Karena masih digunakan sebagai kediaman resmi kerajaan, suasana di sekitar istana terasa lebih tenang, tertata, dan penuh wibawa. Hal ini menciptakan kesan eksklusif yang menjadi daya tarik tersendiri.
Meskipun pengunjung tidak diperkenankan masuk ke area dalam, berdiri di pelatarannya saja sudah memberikan sensasi kemewahan khas lingkungan kerajaan yang sulit ditemukan di tempat lain.
Tips Berkunjung ke Dar Al-Makhzen

1. Datang di Waktu yang Tepat
Waktu terbaik untuk mengunjungi Dar Al-Makhzen adalah pada pagi hari sekitar pukul 08.00–10.00 untuk menghindari keramaian.
Namun, kamu juga bisa berkunjung di sore hari saat cahaya matahari menciptakan pantulan keemasan yang dramatis pada pintu perunggu.
Selain cuaca yang lebih nyaman, pencahayaan alami di waktu tersebut juga membuat tampilan gerbang terlihat semakin indah, terutama untuk fotografi.
2. Pahami Akses Kunjungan
Karena masih digunakan sebagai kediaman resmi kerajaan, pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke area dalam istana.
Kamu hanya bisa menikmati keindahannya dari luar, khususnya di bagian gerbang utama yang menjadi ikon.
3. Jaga Sikap Selama Berkunjung
Pastikan untuk tetap bersikap sopan dan menghormati aturan yang berlaku di sekitar area istana.
Hindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban, mengingat tempat ini memiliki nilai sejarah sekaligus fungsi penting bagi kerajaan.
Kamu diperbolehkan berfoto di area pelataran dan depan gerbang, tetapi sebaiknya hindari mengambil gambar petugas keamanan secara mencolok.
Selain itu, gunakan pakaian yang sopan sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya setempat.
4. Trik Pengambilan Foto Terbaik
Area depan gerbang Dar Al-Makhzen merupakan salah satu spot foto paling ikonik di kota Fez.
Jangan hanya mengambil foto secara keseluruhan, tetapi coba eksplor detail seperti mosaik zellij dan ukiran kayu cedar untuk hasil yang lebih menarik.
Jika memungkinkan, gunakan mode wide atau lensa sudut lebar agar bisa menangkap kemegahan gerbang dalam satu frame.
5. Kunjungi Place des Alaouites untuk View Terbaik
Untuk mendapatkan pemandangan terbaik Dar Al-Makhzen, kamu bisa menuju Place des Alaouites, yaitu alun-alun yang berada tepat di depan gerbang utama istana.
Dari sini, kamu bisa melihat keseluruhan tampilan gerbang emas yang megah sekaligus mengambil foto dari sudut yang paling ideal.
Penutup
Menyaksikan langsung kemegahan Royal Palace of Fez adalah pengalaman yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memperkaya wawasan dan batin.
Setiap sudutnya menghadirkan jejak sejarah serta keindahan budaya yang masih terjaga hingga kini.
Bersama Annisa Travel, perjalanan dalam paket Tour dan Ziarah Spiritual Journey of Maroko tidak sekadar menjadi wisata, tetapi juga penelusuran sejarah dan budaya Islam yang dikemas dengan nyaman dan terarah.
Jangan lewatkan kesempatan untuk berdiri di depan gerbang emas legendaris ini dan merasakan atmosfer yang tenang di jantung kota Fez.
Siap memulai perjalananmu? Yuk, amankan kursi keberangkatan untuk bulan April sekarang juga. Cukup dengan DP mulai dari Rp10 juta, kamu sudah bisa merencanakan perjalanan impian ke Maroko.
Untuk informasi jadwal, detail paket, dan reservasi, hubungi tim Annisa Travel di 0811 356 7777.









