Tashkent adalah ibu kota Uzbekistan yang terletak di Lembah Sungai Chirchik, di bagian timur laut negara ini.
Kota ini memiliki sejarah peradaban panjang, terutama pada masa awal perkembangan agama Islam. Bahkan, mushaf Al-Qur’an tertua dari peninggalan masa Khalifah Utsman bin Affan tersimpan di sini.
Namun, pesona Tashkent tidak hanya soal sejarah. Kehidupan modern dan budaya di kota ini tumbuh berdampingan secara harmonis.
Lantas, tempat wisata Tashkent mana saja yang wajib kamu kunjungi? Yuk, simak daftarnya berikut ini.
1. Kompleks Hazrati Imam (Khast Imam Complex)

Kompleks Hazrati Imam merupakan kawasan religi paling penting di Tashkent. Di tempat inilah tersimpan mushaf Al-Qur’an tertua yang berasal dari masa Khalifah Utsman bin Affan.
Kompleks ini mulai berkembang sejak abad ke-16 dan hingga kini menjadi pusat spiritual, pendidikan, serta budaya Islam di ibu kota Uzbekistan.
Baca Juga: Menjelajahi Registan Square: Ikon Sejarah dan Keindahan Samarkand
Area Hazrati Imam terdiri dari berbagai bangunan bersejarah, seperti Barakhan Madrasah, Muyi Muborak Madrasah, Tilla Sheikh Mosque, Hazrat Imam Mosque, Makam Kaffal Shashi, Namozgah Mosque, serta gedung administratif Muslim Board of Uzbekistan.
Seluruh bangunan tersebut menampilkan arsitektur Islam tradisional yang khas, dengan kubah-kubah biru, ornamen kayu ukir, dan menara tinggi yang memperkuat nuansa religius.
Suasana di kompleks ini terasa tenang dan khidmat, cocok untuk kamu yang ingin mengenal sisi spiritual sekaligus menelusuri sejarah Islam di Uzbekistan lebih dalam.
2. Museum Amir Timur

Museum Amir Timur menjadi salah satu tempat wisata Tashkent yang menampilkan kejayaan masa lalu Uzbekistan.
Museum ini didedikasikan untuk Amir Timur atau Tamerlane, tokoh penting dalam sejarah Asia Tengah yang dikenal sebagai pendiri Kekaisaran Timurid.
Di dalam museum, kamu dapat melihat beragam koleksi bersejarah, mulai dari manuskrip kuno, peta wilayah kekuasaan Timurid, senjata, hingga pakaian kerajaan. Terdapat pula miniatur bangunan bersejarah yang menunjukkan kemegahan arsitektur pada era Dinasti Timurid.
Bangunan museum ini memiliki desain yang mencolok dengan kubah besar berwarna biru dan ornamen khas Asia Tengah.
Museum ini berlokasi di kawasan Amir Timur Square, sebuah alun-alun ikonik di pusat kota Tashkent yang sering menjadi titik kumpul wisatawan.
3. Minor Mosque (Masjid Minor)

Minor Mosque dikenal sebagai masjid modern di Tashkent dengan desain elegan berwarna putih bersih.
Masjid ini terletak di tepi kanal Anhor dan dikelilingi area lanskap yang tertata rapi, menciptakan suasana tenang dan nyaman bagi pengunjung.
Nama “Minor” berasal dari kata Arab manor yang berarti ketinggian atau penanda, mencerminkan posisi dan perannya sebagai salah satu ikon religius kota.
Masjid ini dibuka pada awal Oktober 2014 sebagai bagian dari persiapan perayaan Idul Adha, dan peresmiannya dihadiri langsung oleh Presiden Islam Karimov.
Bangunannya dilapisi marmer putih yang mencolok, sehingga sering dijuluki sebagai “The White Mosque” oleh wisatawan.
Bagian interior masjid menampilkan dekorasi khas Asia Tengah, dengan pilar-pilar berukir, mihrab berhias kaligrafi Al-Qur’an, serta ruang sholat yang luas dan terang.
Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, Minor Mosque juga menjadi spot fotografi favorit berkat tampilannya yang bersih, simetris, dan sangat fotogenik.
4. Chorsu Bazaar

Chorsu Bazaar adalah tempat wisata Tashkent yang cocok dikunjungi untuk merasakan langsung kehidupan warga lokal Uzbekistan.
Pasar tradisional ini terletak di kawasan kota tua Eski Shahar dan telah ada sejak berabad-abad lalu, menjadikannya salah satu pusat perdagangan tertua yang masih aktif hingga sekarang.
Bangunan pasar dengan kubah besar berwarna biru menjadi ciri khas yang mudah dikenali sekaligus ikon kawasan ini.
Di Chorsu Bazaar, kamu bisa menemukan beragam produk segar seperti buah-buahan, sayuran, roti tradisional Uzbek (non), produk olahan susu, rempah-rempah lokal, serta aneka kuliner khas Uzbekistan.
Selain itu, Chorsu Bazaar juga menjual berbagai barang seperti pakaian tradisional, keramik, tikar lokal, hingga aneka kerajinan tangan dan souvenir.
5. Kukeldash Madrasah

Terletak tidak jauh dari Chorsu Bazaar, Kukeldash Madrasah merupakan madrasah terbesar sekaligus salah satu monumen sejarah paling terkenal di Tashkent.
Bangunan ini didirikan sekitar tahun 1570 pada masa Dinasti Shaybanid oleh seorang vizier bernama Kukeldash, yang kemudian menjadi asal-usul nama madrasah.
Madrasah ini dibangun menggunakan bata bakar tradisional dan memiliki gerbang megah setinggi hampir 20 meter, dilengkapi balkon dua lantai serta menara di setiap sudutnya.
Di dalamnya terdapat halaman luas yang dikelilingi sel-sel santri (khujras), ruang kelas, dan sebuah masjid yang terletak di salah satu sudut kompleks.
Detail arsitekturnya dihiasi ornamen majolica dan ubin berlapis glasir, serta kisi-kisi jendela berpola pandjara dengan motif kaligrafi, termasuk nama Allah dan Nabi Muhammad.
Sepanjang sejarahnya, Kukeldash Madrasah pernah berfungsi sebagai pusat pendidikan, caravanserai bagi para pedagang, hingga benteng pertahanan.
Kini Kukeldash Madrasah masih digunakan sebagai lembaga pendidikan, sekaligus situs bersejarah yang menarik untuk dikunjungi saat menjelajahi kawasan kota tua Tashkent.
6. Independence Square (Mustaqillik Maydoni)

Tempat wisata Tashkent ini melambangkan simbol kedaulatan Uzbekistan. Independence Square awalnya merupakan area terbuka yang kemudian dikenal sebagai Red Square di era pemerintahan Soviet.
Setelah Uzbekistan merdeka pada tahun 1991, kawasan ini resmi berganti nama menjadi Independence Square pada tahun 1992.
Di pusat alun-alun berdiri Monumen Kemerdekaan dan Kemanusiaan berupa globe perunggu yang menggambarkan peta Uzbekistan sebagai negara merdeka. Di bawahnya terdapat patung ibu dan anak yang melambangkan masa depan serta harapan bangsa.
Baca Juga: Menjelajahi Bukhara, Kota Tertua Uzbekistan di Jalur Sutra
Tidak jauh dari sana, terdapat Ezgulik Arch atau Arch of Good and Noble Aspirations, sebuah lengkungan megah dengan patung burung bangau di puncaknya yang menjadi simbol perdamaian.
Di sisi utara kawasan ini terdapat Memorial Glory and Memory, sebuah taman peringatan yang didedikasikan untuk tentara Uzbekistan yang gugur dalam Perang Dunia II. Area ini dilengkapi pula dengan buku nama para pahlawan dan api abadi sebagai bentuk penghormatan.
Dikelilingi taman hijau, air mancur, dan jalur pejalan kaki yang luas, suasana Independence Square terasa nyaman untuk berjalan santai, terutama pada sore hari.
Kawasan ini juga sering digunakan sebagai lokasi acara nasional dan perayaan penting negara.
7. Magic City Park
Magic City Park menghadirkan sisi modern dan hiburan keluarga di Tashkent. Taman rekreasi ini berlokasi di Babur Street dan memiliki luas lebih dari 21 hektar.
Kawasannya dipenuhi bangunan berwarna cerah dengan desain menyerupai kota fantasi, lengkap dengan area bermain, kafe, serta pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi.
Di dalam Magic City Park, kamu dapat menikmati berbagai wahana dan permainan modern untuk semua usia, mulai dari atraksi berbasis teknologi VR hingga wahana menantang seperti tower drop.
Salah satu daya tarik utamanya adalah akuarium besar yang dikenal sebagai akuarium pertama di Asia Tengah, dengan terowongan bawah laut panjang dan ratusan spesies biota laut.
Selain itu, tersedia pula cinema laser dengan sistem suara canggih untuk melengkapi pengalaman hiburan.
Saat malam hari, lampu-lampu hias yang menyala membuat suasana taman semakin hidup dan fotogenik. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati Tashkent dengan nuansa santai, modern, dan penuh keseruan.
8. Tashkent TV Tower

Tashkent TV Tower adalah tempat wisata Tashkent yang menawarkan panorama kota dari ketinggian.
Menara ini terletak di kawasan Amir Temur Avenue dan mudah dikenali dari berbagai sudut kota berkat bentuknya yang menjulang tinggi.
Dengan ketinggian sekitar 375 meter, Tashkent TV Tower menjadi salah satu struktur tertinggi di Asia Tengah.
Dari dek observasi, kamu dapat menikmati pemandangan kota Tashkent secara menyeluruh, mulai dari kawasan perkotaan hingga pegunungan di kejauhan, bahkan Sungai Chirchik saat cuaca cerah.
Selain area observasi, menara ini juga dilengkapi restoran berputar yang memungkinkan pengunjung menikmati hidangan sambil menyaksikan panorama kota dari sudut pandang berbeda.
Menara ini dibangun antara tahun 1978 hingga 1985 pada masa Uni Soviet dan awalnya berfungsi sebagai fasilitas siaran televisi dan radio.
Penutup
Tashkent menawarkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari jejak sejarah Islam, peninggalan peradaban kuno, hingga wajah kota modern yang tertata rapi. Setiap sudut kota menyimpan cerita dan keunikan tersendiri yang membuatnya semakin istimewa..
Dengan beragam pilihan tempat wisata Tashkent, kamu bisa menikmati liburan yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan budaya dan sejarah.
Jika ingin menjelajah dengan lebih tenang dan terarah, wisata halal bersama Annisa Travel bisa menjadi pilihan. Selama perjalanan, kamu akan ditemani dari awal hingga akhir dengan layanan terbaik agar perjalanan terasa nyaman dan berkesan.
Tertarik menjelajahi Tashkent? Hubungi tim Annisa Travel melalui WhatsApp di 0811 356 7777 untuk informasi lebih lanjut.








