Ingin pengalaman berbeda saat ke Maroko? Jangan lewatkan Paket Tour & Ziarah Spiritual Journey of Maroko bersama Annisa Travel.
Perjalanan ini bukan sekadar ziarah, tapi juga eksplorasi berbagai destinasi menakjubkan di Negeri Magribi.
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Tizi n’Tichka, jalur pegunungan ikonik dengan lanskap dramatis dan udara sejuk yang memanjakan mata.
Seperti apa pesona dan keunikan yang ada di kawasan ini? Yuk, simak selengkapnya di sini.
Apa Itu Tizi nTichka?

Secara etimologi, nama “Tizi n’Tichka” berasal dari bahasa Tamazight (Berber) yang berarti “Celah Padang Rumput”.
Tizi n’Tichka merupakan jalur pegunungan yang membentang di Pegunungan Atlas dan menghubungkan Marrakesh dengan Ouarzazate.
Baca Juga: Mengunjungi Masjid Koutoubia, Ikon Religi dan Budaya Marrakesh
Jalan berkelok ini berada di ketinggian sekitar 2.260 meter di atas permukaan laut, menjadikannya salah satu lintasan tertinggi di Afrika Utara yang dapat dilalui kendaraan bermotor.
Meski jalan raya modernnya dibangun oleh militer Prancis pada tahun 1936, rute ini sebenarnya telah digunakan jauh sebelumnya sebagai jalur karavan kuno.
Selama berabad-abad, Tizi n’Tichka menjadi saksi perjalanan perdagangan yang menghubungkan wilayah pesisir dengan pedalaman Afrika.
Daya Tarik Wisata Tizi n’Tichka
1. Kontras Alam yang Dramatis

Salah satu daya tarik utama Tizi n’Tichka adalah kontras visualnya yang begitu ekstrem dalam satu jalur perjalanan.
Di sisi utara, dari arah Marrakesh, kamu akan melihat lembah hijau yang subur, hutan pinus, serta aliran sungai yang jernih. Lanskapnya terasa sejuk dan asri.
Namun ketika perjalanan berlanjut ke arah selatan menuju Ouarzazate, pemandangan berubah drastis.
Hamparan hijau berganti menjadi lanskap yang lebih kering dan eksotis, dengan perbukitan merah bata, formasi batuan dramatis, serta desa-desa Berber kuno yang menyatu dengan warna tanah.
Perubahan panorama ini membuat perjalanan terasa seperti melintasi dua dunia dalam satu lintasan.
2. Desa Berber Tradisional yang Autentik

Di sepanjang jalur pegunungan ini, kamu akan melewati desa-desa suku Berber yang tampak seolah membeku oleh waktu.
Desa-desa tersebut masih mempertahankan arsitektur tradisional yang sangat khas, dengan rumah-rumah yang dibangun dari tanah liat dan batu berwarna coklat kemerahan.
Pemukiman yang bertumpuk di lereng curam ini tidak hanya menciptakan pemandangan yang eksotis dan fotogenik, tetapi juga mencerminkan ketangguhan serta cara hidup masyarakat lokal yang telah beradaptasi dengan alam Pegunungan Atlas selama berabad-abad.
3. Desa Ait Benhaddou, Situs Warisan Dunia UNESCO
Jalur Tizi n’Tichka juga mengarah ke Ait Benhaddou, sebuah kota benteng kuno (ksar) yang terbuat dari tanah liat dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Desa ini terkenal sebagai lokasi syuting berbagai film dan serial internasional seperti Gladiator, The Mummy, hingga Game of Thrones.
4. Geologi Unik dan “Harta Karun” di Pinggir Jalan
Sepanjang perjalanan, kamu juga akan menemukan banyak penjual batu kristal dan geoda di tepi jalan.
Batuan ini ditemukan langsung dari Pegunungan Atlas dan memiliki warna alami yang memikat, seperti ungu, putih, hingga merah.
Baca Juga: Cap Spartel Tangier, Titik Pertemuan Atlantik dan Mediterania
Pemandangan lapak-lapak batu yang berjejer di tebing memberikan warna tersendiri pada perjalanan dan menjadi pengalaman unik yang jarang ditemukan di jalur pegunungan lain.
5. Kemegahan Tersembunyi Kasbah Telouet

Sedikit menyimpang dari jalan utama Tizi n’Tichka, terdapat Kasbah Telouet, bekas kediaman penguasa Atlas, Thami El Glaoui.
Dari luar, bangunannya tampak sederhana dan bahkan seperti reruntuhan. Namun bagian dalamnya menyimpan dekorasi mosaik, ukiran kayu, serta detail arsitektur yang sangat mewah.
Kontras antara eksterior dan interior inilah yang menjadikan Kasbah Telouet sebagai salah satu permata tersembunyi di kawasan ini.
Waktu Terbaik Berkunjung ke Tizi n’Tichka

Untuk menikmati keindahan Tizi n’Tichka secara maksimal, waktu kunjungan sangat berpengaruh.
- Musim Semi (Maret–Mei): Waktu yang paling direkomendasikan. Suhu udara nyaman, tidak terlalu dingin dan belum terlalu panas. Pemandangan sisi utara sedang hijau-hijaunya, dan bunga-bunga liar mulai bermekaran di lereng Pegunungan Atlas.
- Musim Gugur (September–November): Pilihan terbaik kedua. Langit biasanya cerah sehingga jarak pandang untuk berfoto sangat luas, dan suasana pegunungan terasa lebih tenang sebelum memasuki musim dingin.
- Musim Dingin (Desember–Februari): Pemandangan puncak gunung bersalju sangat indah, namun jalanan bisa licin atau ditutup sementara. Jika berkunjung di musim ini, pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan selalu pantau ramalan cuaca.
Yuk, Jelajahi Tizi n’Tichka Bersama Annisa Travel!
Tizi n’Tichka menjadi salah satu itinerary menarik dalam Paket Tour & Ziarah Spiritual Journey of Maroko dari Annisa Travel.
Di sini, kamu bisa menikmati pemandangan Pegunungan Atlas yang dramatis, desa Berber tradisional, dan lanskap alam yang kontras antara hijau subur serta perbukitan merah bata.
Perjalanan ke Maroko bersama Annisa Travel dirancang nyaman dan menyenangkan, sekaligus memberi kesempatan menyelami budaya serta sisi spiritual Maroko dengan lebih mendalam.
Tempat terbatas, jadi jangan tunggu lama. Booking sekarang melalui WhatsApp di 0811 356 7777 dan pastikan kamu ikut dalam pengalaman tur luar biasa ini!









