Umroh paling sepi bulan apa? Pertanyaan ini sering muncul dari calon jamaah yang ingin beribadah dengan suasana lebih tenang dan antrean yang tidak terlalu panjang.
Meski umroh dapat dilakukan sepanjang tahun, ada beberapa bulan yang umumnya memiliki jumlah jamaah lebih sedikit dibandingkan periode lainnya.
Yuk, cari tahu kapan waktu yang tepat untuk berangkat umroh agar ibadah terasa lebih nyaman.
Rekomendasi Waktu Umroh yang Cenderung Lebih Sepi
1. Setelah Musim Haji (Muharram–Safar)
Periode setelah musim haji, yaitu Muharram hingga Safar, menjadi salah satu waktu yang paling direkomendasikan bagi jamaah yang menginginkan suasana ibadah yang lebih lengang.
Setelah jutaan jamaah haji kembali ke negara masing-masing, penyelenggaraan umroh kembali dibuka. Pada periode ini, jumlah jamaah umumnya belum terlalu padat sehingga suasana di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terasa lebih nyaman.
Baca Juga: Jadwal Keberangkatan Umroh dari Januari hingga Desember
Kondisi tersebut membuat antrean untuk tawaf, sa’i, maupun memasuki area masjid relatif lebih singkat dibandingkan saat musim ramai. Selain itu, pilihan hotel dan paket umroh juga biasanya lebih beragam.
Jika dikonversikan ke kalender Masehi, periode ini sering bertepatan dengan Juli hingga September. Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Saat itu, Arab Saudi masih berada pada musim panas dengan suhu yang dapat mencapai 38°C–45°C.
Karena itu, pastikan kondisi fisik tetap prima. Jangan lupa memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan pelindung dari sinar matahari, serta menghindari aktivitas di bawah terik matahari terlalu lama.
2. Bulan Rabiul Awal hingga Rabiul Akhir
Rabiul Awal hingga Rabiul Akhir adalah periode yang layak dipertimbangkan bagi kamu yang ingin melaksanakan umroh dengan suasana lebih tenang.
Pada bulan-bulan ini, jumlah jamaah umumnya belum memasuki masa puncak seperti Rajab, Sya’ban, atau Ramadhan. Kondisi tersebut membuat ibadah tawaf, sa’i, dan sholat berjamaah di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi terasa lebih khusyuk.
Kamu juga memiliki kesempatan mengunjungi berbagai tempat bersejarah tanpa harus menghadapi kepadatan yang berlebihan.
Satu catatan khusus untuk Rabiul Awal, kepadatan jamaah biasanya sedikit meningkat di sekitar tanggal 12 karena bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Namun, di luar periode tersebut, suasana umumnya kembali normal.
Sementara itu, Rabiul Akhir tidak memiliki momen keagamaan besar yang biasanya memicu lonjakan jemaah. Karena itu, bulan ini menjadi salah satu pilihan yang tepat jika kamu ingin melaksanakan umroh dengan suasana yang relatif lengang.
Dari sisi cuaca, periode ini juga mulai memasuki masa transisi menuju musim dingin. Suhu udara berangsur-angsur menurun sehingga aktivitas ibadah terasa lebih nyaman. Perjalanan dari hotel ke masjid pun tidak sepanas saat musim panas, terutama bagi jemaah lansia.

3. Bulan Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir
Jumadil Awal hingga Jumadil Akhir juga termasuk periode yang nyaman untuk melaksanakan umroh. Tidak ada momen keagamaan besar yang biasanya memicu lonjakan kunjungan sehingga jumlah jamaah juga cenderung stabil.
Kondisi tersebut membuat aktivitas ibadah, seperti thawaf, sa’i, sholat berjamaah, hingga berziarah ke berbagai tempat bersejarah di Makkah dan Madinah, dapat dilakukan dengan lebih leluasa.
Dari sisi cuaca, periode ini bertepatan dengan musim dingin di Arab Saudi. Suhu di Mekkah umumnya berkisar 20°C–25°C, sedangkan di Madinah dapat turun hingga sekitar 10°C–15°C pada malam dan dini hari.
Udara yang lebih sejuk membuat aktivitas ibadah di luar ruangan terasa lebih nyaman. Meski begitu, sebaiknya tetap membawa pakaian hangat, terutama jika beraktivitas pada pagi atau malam hari.
Kapan Umroh Biasanya Ramai?
Selain mengetahui waktu yang lebih sepi, kamu juga perlu memahami periode yang biasanya dipadati jamaah agar bisa menyesuaikan rencana perjalanan.
Baca Juga: Daftar Perlengkapan Umroh untuk Wanita & Pria, Paling Lengkap!
Beberapa waktu yang umumnya menjadi musim ramai umroh antara lain:
- Bulan Ramadhan, terutama pada 10 hari terakhir, karena keutamaan pahala yang berlipat ganda di bulan suci membuat jutaan jamaah dari seluruh dunia berbondong-bondong ke Makkah.
- Bulan Rajab dan Sya’ban, karena banyak jamaah memilih berangkat menjelang Ramadhan. Akibatnya, jumlah keberangkatan umroh biasanya mulai meningkat signifikan pada periode ini.
- Liburan sekolah dan akhir tahun, ketika banyak keluarga memanfaatkan waktu libur untuk menjalankan ibadah umroh bersama.
- Periode setelah Idul Fitri, ketika penyelenggaraan umroh kembali normal dan banyak jamaah memanfaatkan momen tersebut untuk berangkat ke Tanah Suci.
Sementara itu, menjelang dan selama musim haji (Dzulqa’dah hingga sebagian Dzulhijjah), pemerintah Arab Saudi umumnya membatasi atau menghentikan sementara penerbitan visa umroh untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji.
Oleh karena itu, jika berencana berangkat pada periode tersebut, pastikan kamu mengecek jadwal operasional umroh dan ketentuan visa yang berlaku.
Umroh Nyaman Kapan Pun Waktunya Bersama Annisa Travel
Setelah mengetahui umroh paling sepi bulan apa, kini saatnya menentukan jadwal keberangkatan yang sesuai dengan kebutuhanmu.
Baik memilih berangkat pada periode yang relatif lengang maupun di musim ramai, persiapan yang matang dan penyelenggara perjalanan yang terpercaya tetap menjadi kunci agar ibadah berjalan dengan lancar.
Annisa Travel siap mendampingi perjalanan umrohmu dengan berbagai pilihan paket yang tersedia sepanjang tahun. Seluruh paket umroh sudah all-in tanpa biaya tersembunyi, sehingga kamu dapat mempersiapkan perjalanan dengan lebih tenang.
Fasilitas yang tersedia meliputi tiket pesawat pulang-pergi, akomodasi hotel, manasik sebanyak tiga kali, pendamping atau mutawif, konsumsi, city tour, transportasi bus ber-AC, hingga asuransi kesehatan dan perjalanan. Sebagai pelengkap, jemaah juga akan mendapatkan bonus air zamzam 5 liter yang dibagikan saat kepulangan.
Bagi yang menginginkan perjalanan lebih eksklusif, tersedia pula layanan Umroh Private. Durasi perjalanan, pilihan hotel, hingga agenda city tour dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensimu.
Tak hanya itu, tim Annisa Travel juga siap memberikan pendampingan sejak proses pendaftaran, persiapan keberangkatan, hingga selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Dengan pelayanan yang ramah dan profesional, kamu bisa lebih fokus beribadah tanpa perlu khawatir mengurus berbagai kebutuhan perjalanan.
Yuk, wujudkan impian beribadah ke Tanah Suci bersama Annisa Travel. Hubungi tim kami melalui WhatsApp di 0811 356 7777 untuk berkonsultasi mengenai jadwal keberangkatan dan pilihan paket, atau datang langsung ke kantor kami di Jl. Raya Lenteng Agung No.8A, Jakarta Selatan 12630.
Temukan paket umroh yang paling sesuai dengan kebutuhanmu dan nikmati perjalanan ibadah yang nyaman, aman, serta penuh ketenangan.









