Arab Saudi terus mengembangkan akses menuju berbagai destinasi wisatanya. Salah satu perkembangan terbaru adalah hadirnya rute Abu Dhabi menuju Red Sea International Airport yang mulai beroperasi pada Oktober 2026.
Penerbangan tersebut dijadwalkan mulai 4 Oktober 2026 dengan frekuensi satu kali seminggu. Kemudian, mulai 25 Oktober 2026, penerbangan bertambah menjadi dua kali seminggu, yaitu setiap Kamis dan Minggu.
Perkembangan ini menjadi salah satu langkah untuk membuka akses yang lebih luas menuju kawasan Red Sea Arab Saudi.

Red Sea, Destinasi Wisata Baru Arab Saudi
Red Sea merupakan kawasan wisata yang terus dikembangkan di pesisir barat Arab Saudi.
Kawasan ini menawarkan pemandangan pantai, pulau, terumbu karang, serta lanskap alam yang masih sangat terjaga.
Menurut Saudi Press Agency, kawasan Laut Merah memiliki lebih dari 150 pantai dan sekitar 1.150 pulau. Keindahan alam tersebut menjadi salah satu daya tarik utama kawasan Red Sea.
Selain itu, sejumlah resort premium juga telah hadir di kawasan ini, menjadikannya salah satu destinasi wisata yang menarik untuk dijelajahi.
Akses ke Red Sea Semakin Mudah
Red Sea International Airport juga telah terhubung dengan beberapa kota seperti Riyadh, Jeddah, Dubai, Doha, dan Milan.
Dengan semakin terbukanya akses penerbangan, Red Sea memiliki peluang untuk semakin dikenal wisatawan internasional.
Bagi masyarakat Indonesia, perkembangan ini menarik untuk diikuti. Arab Saudi kini menawarkan lebih banyak pengalaman perjalanan, tidak hanya perjalanan ibadah, tetapi juga wisata dan eksplorasi.
Baca Juga: Libur Akhir Tahun Healing ke Luar Negeri vs Umroh Keluarga, Mana Lebih Bermakna?
Ingin Umrah Sekaligus ke Red Sea?
Bagi Anda yang ingin menggabungkan umrah dengan perjalanan ke Red Sea, perjalanan tersebut dapat disusun secara lebih personal.
Melalui layanan Private Umrah Annisa Travel, jemaah dapat mengajukan destinasi yang ingin dikunjungi dan menyesuaikannya dengan kebutuhan perjalanan.
Sampaikan rencana perjalanan Anda kepada tim Annisa Travel. Kami akan membantu menyusun itinerary yang lebih personal dengan tetap mengutamakan kenyamanan jemaah.










