Bacaan Talbiyah Lengkap untuk Ibadah Haji dan Umroh

Fitria Zahrah

Berkunjung ke Baitullah sambil melaksanakan ibadah merupakan kebanggaan tersendiri dan akan selalu menambah kekuatan iman umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Talbiyah bukan sekadar bacaan rutin tanpa makna. Talbiyah adalah pernyataan sakral yang menunjukkan bahwa seseorang telah mempercayakan diri kepada Allah, mengagungkan keesaan-Nya, dan berkomitmen untuk menjauhi segala bentuk syirik serta hanya berserah diri dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.

Pengertian Talbiyah

Menurut Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 1445 H/2024 M Kementerian Agama RI, pengertian talbiyah secara bahasa berarti pemenuhan, jawaban, atau pengabulan terhadap sebuah panggilan dengan niat dan ikhlas.

Talbiyah berarti merupakan pengakuan dari seorang muslim bahwa mereka siap untuk menjalankan ibadah haji atau umroh, serta bersedia mengikuti segala perintah-Nya.

Bacaan Talbiyah

Dalam ibadah haji, jamaah mulai mengucapkan talbiyah setelah memasuki ihram, yaitu saat mereka mengenakan pakaian khusus dan berniat untuk melaksanakan haji.

Baca Juga: Kemana Batu Jumrah Setelah Dilempar?

‘Abdullah bin ‘Umar menuturkan bahwa talbiyah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah,

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ

Labbaik Allahumma labbaik. Labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).

Nafi’ mengatakan bahwa ‘Abdullah bin ‘Umar menambah lafazh talbiyah,

لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ وَسَعْدَيْكَ وَالْخَيْرُ بِيَدَيْكَ لَبَّيْكَ وَالرَّغْبَاءُ إِلَيْكَ وَالْعَمَلُ

Labbaik labbaik wa sa’daik wal khoiru biyadaik war roghbaa-u ilaika wal ‘amal (Aku penuhi panggilan-Mu, aku penuhi panggilan-Mu, aku penuhi panggilan-Mu dengan senang hati. Segala kebaikan berada di tangan-Mu. Segala harapan dan amalan hanya untuk-Mu).” (HR. Bukhari no. 1549 dan Muslim no. 19).

Jamaah terus mengulang bacaan ini sepanjang perjalanan haji mereka, sebagai ungkapan kesetiaan dan penghormatan kepada Allah SWT.

Dalam ibadah umroh, talbiyah juga diucapkan saat masuk ke dalam ihram, yang menandai awal perjalanan spiritual ke Mekkah.

Bacaan talbiyah umroh serupa dengan talbiyah haji, yang juga menegaskan penghambaan dan pengagungan kepada Allah SWT.

Makna Talbiyah

Dengan memahami bahwa Allah adalah Yang Maha Esa, kita perlu kokoh dalam berserah kepada-Nya, meminta pertolongan hanya kepada-Nya, dan meyakini segala keputusan-Nya.

Baca Juga: Hukum Haji Berkali-kali: Antara Sunnah dan Ibadah

Kita harus selalu berdoa dan menyerahkan segala masalah kepada-Nya, tanpa bergantung pada selain-Nya.

Memahami arti talbiyah berarti kita juga harus menerapkannya dalam tindakan dengan mempertahankan kalimat talbiyah sebaik mungkin.

Ini berarti menjalankan tauhid secara konsisten dan menjauhi segala bentuk syirik, meskipun yang terlihat kecil.

Untuk memastikan perjalanan ibadah haji dan umroh Anda berjalan lancar dan bermakna, percayakanlah kepada Annisa Travel.

Bagikan:

Tags

Fitria Zahrah

Annisa News - Copy Writer

2 thoughts on “Bacaan Talbiyah Lengkap untuk Ibadah Haji dan Umroh”

  1. Pingback: Bir Ali: Tempat Miqat Bersejarah di Tanah Suci Sejarah
  2. Pingback: Profil Singkat Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Wafat di Usia 61 Tahun

Leave a Comment